News
Kekhawatiran Kenaikan Harga Daging Meugang 2026 di Aceh Pasca Bencana
28 Januari 2026 20:45
Kekhawatiran kenaikan harga daging menjelang Meugang 2026 di Aceh meningkat setelah ribuan ternak mati akibat banjir dan longsor. Pasar Hewan Sibreh, Aceh Besar, menunjukkan penurunan aktivitas jual beli ternak. Pemerintah Aceh belum ada rencana impor untuk menstabilkan harga.
Mustafa, seorang pedagang sapi di Pasar Hewan Sibreh, mengaku ketersediaan sapi, kerbau, dan kambing saat ini terbatas. Ia khawatir terbatasnya pasokan ternak berpotensi mendorong kenaikan harga daging saat Meugang nanti.
Dampak Bencana
- Ribuan ekor ternak mati akibat banjir dan longsor di Aceh pada November 2025.
- Pasar Hewan Sibreh, Aceh Besar, menunjukkan penurunan aktivitas jual beli ternak.
- Jumlah pedagang dan ternak yang masuk ke pasar menurun.
Ketersediaan Ternak
- Ketersediaan sapi, kerbau, dan kambing saat ini terbatas.
- Harga jual ternak saat ini masih relatif stabil, tetapi ada khawatir kenaikan harga daging menjelang Meugang.
Perkiraan Pemerintah
- Pemerintah Aceh belum ada rencana impor untuk menstabilkan harga daging.
- Kebutuhan daging di Aceh tahun ini mencapai 9.618 ton, dengan kebutuhan daging sapi atau kerbau sekitar 1.500 ton untuk Meugang.
Data Ternak Terdampak
- Total ternak terdampak bencana di Aceh: sapi dan kerbau sebanyak 24.059 ekor, kambing dan domba sebanyak 39.128 ekor, serta unggas sebanyak 545.909 ekor.
