Kembalipolitik

Wali Nanggroe dan Kapolda Bahas Dampak Banjir serta Perdagangan Manusia di Aceh

Penulis

modusaceh.co

Tanggal

10 Mar 2026

Wali Nanggroe dan Kapolda Bahas Dampak Banjir serta Perdagangan Manusia di Aceh

Wali Nanggroe Malik Mahmud memanggil Kapolda Aceh Marzuki untuk membahas dampak banjir dan potensi kriminalitas serta perdagangan manusia di Aceh. Pertemuan ini membahas bantuan untuk korban banjir, risiko kriminalitas, dan upaya penanganan perdagangan manusia.

Wali Nanggroe menyoroti masih adanya penduduk terisolasi akibat banjir dan meminta bantuan Kapolda untuk mengevakuasi mereka. Kapolda menjelaskan bahwa korban banjir akan mendapatkan hunian sementara dan uang tunggu sebesar Rp 600 ribu per bulan.

Dampak Banjir dan Kriminalitas

  • Wali Nanggroe khawatir banjir dapat meningkatkan kriminalitas di Aceh.
  • Kapolda Marzuki menjelaskan bahwa kriminalitas akan berkorelasi dengan pergeseran warga terdampak banjir.
  • Kapolda menegaskan bahwa seluruh anggotanya akan merawat Kamtibmas dan penegakan hukum.

Perdagangan Manusia

  • Wali Nanggroe menyampaikan kekhawatirannya tentang perdagangan anak perempuan Aceh di Malaysia.
  • Kapolda Marzuki mengimbau orang tua untuk tidak tergiur janji manis calo dan memprioritaskan keselamatan anak-anak.
  • Kapolda menjelaskan bahwa calo tenaga kerja yang berperilaku seperti itu tidak bermukim di Aceh, tetapi tetap menjadi perhatian khusus Polda Aceh.
Verifikasi Konten

Baca Artikel di Sumber Asli

Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.

Kunjungi Website

Diskusi Hangat

0 Kontribusi Komunitas

Suara Anda Sangat Berarti

Jadilah pionir dalam diskusi ini.