Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Kenaikan Biaya Pengiriman Gabah Ancam Stabilitas Pasokan Beras di Aceh

4 hari yang lalu

Tim Satgas Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Provinsi Aceh melakukan pengawasan ke Kilang Padi Meutuah Baro di Blang Bintang, Aceh Besar. Kegiatan ini bertujuan memastikan stabilitas pasokan serta memantau harga dan keamanan pangan pada bulan Ramadhan.

Kepala Biro OSH Bapanas, Rachmad Firdaus, menyatakan bahwa meski stok beras tersedia, ditemukan kenaikan biaya pengiriman gabah dari luar Aceh mencapai Rp 2 juta per ton. Harga beras di tingkat penggilingan tercatat Rp 15.300 per kg. Selain itu, tim juga menemukan penggunaan karung dengan nomor registrasi lama, meskipun pemilik usaha mengonfirmasi bahwa kemasan baru sedang dalam proses pengiriman.

Temuan dan Langkah Selanjutnya

  • Kenaikan Biaya Pengiriman: Biaya pengiriman gabah dari luar Aceh naik menjadi Rp 2 juta per ton, yang dapat mempengaruhi stabilitas pasokan beras.
  • Harga Beras: Harga beras di tingkat penggilingan tercatat Rp 15.300 per kg.
  • Mutu dan Kemasan: Tim menemukan penggunaan karung dengan nomor registrasi lama, namun pemilik usaha mengonfirmasi bahwa kemasan baru sedang dalam proses pengiriman dari Surabaya.
  • Pemantauan Intensif: Tim Saber akan terus melakukan pemantauan harga, keamanan, dan mutu pangan secara intensif di seluruh wilayah Aceh selama Ramadhan hingga Idul Fitri.
  • Koordinasi Digital: Jika pemantauan fisik terkendala jarak, koordinasi dengan tim kabupaten/kota akan dilakukan melalui sarana digital untuk memastikan masyarakat mendapatkan pangan yang terjangkau dan aman.
Kenaikan Biaya Pengiriman Gabah Ancam Stabilitas Pasokan Beras di Aceh
0123456789