Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Pegadaian Aceh Bantah Kelangkaan Emas, Akui Antrean Cetak Akibat Permintaan Tinggi

15 Februari 2026 20:27

PT Pegadaian (Persero) menegaskan tidak terjadi kelangkaan emas fisik di Aceh, melainkan keterlambatan proses pencetakan akibat lonjakan permintaan masyarakat. Direktur Utama Pegadaian Damar Latri Setiawan menjelaskan emas ukuran besar harus dipecah dan dicetak ulang menjadi ukuran kecil seperti 0,5 gram dan 1 gram yang paling diminati.

Pegadaian menargetkan seluruh antrean cetak fisik selesai paling lambat akhir Februari 2026. Bantahan muncul setelah keluhan nasabah ramai di media sosial karena gagal mencetak emas fisik.

Permintaan Tinggi Emas Fisik

  • Emas ukuran besar harus dipecah dan dicetak ulang menjadi ukuran kecil.
  • Ukuran 0,5 gram dan 1 gram saat ini paling diminati.
  • Proses pencetakan tidak berlangsung instan dan memerlukan waktu.
  • Antrean cetak fisik juga terjadi di galeri dan butik emas lain.

Ketersediaan Emas

  • Ketersediaan emas dalam kondisi aman.
  • Setiap emas yang dijual sudah tersedia secara fisik.
  • Prinsip syariah satu banding satu berlaku.
  • Layanan gadai atau buyback Tabungan Emas tersedia untuk nasabah yang membutuhkan dana cepat.
Pegadaian Aceh Bantah Kelangkaan Emas, Akui Antrean Cetak Akibat Permintaan Tinggi
0123456789