Ketua Pengurus Wilayah (PW) Pelajar Islam Indonesia (PII) Provinsi Aceh, Muhammad Rendi Febriansyah, mengapresiasi langkah cepat jajaran Polda Aceh dalam menangkap pelaku dugaan penistaan agama dan ujaran kebencian di media sosial. Langkah ini dianggap penting untuk mencegah konflik horizontal dan menjaga persatuan masyarakat Aceh.
Rendi menjelaskan bahwa laporan yang dibuat bersama sejumlah pihak lainnya bukan didasari sentimen pribadi, melainkan bentuk tanggung jawab moral sebagai warga negara dan pimpinan organisasi pelajar Islam di Aceh. Ia mengapresiasi keseriusan aparat dalam menindak dugaan ujaran kebencian di ruang digital.
Apresiasi terhadap Polda Aceh
- Langkah cepat Polda Aceh dalam menangkap pelaku dugaan penistaan agama dianggap sebagai bukti bahwa hukum ditegakkan tanpa pandang bulu.
- Unit Siber Ditreskrimsus Polda Aceh dipuji karena bekerja profesional dalam menangani kasus tersebut.
- Penanganan kasus ini membuktikan bahwa ruang media sosial tidak boleh dijadikan tempat menyebar kebencian.
Dampak dan Harapan
- Laporan dibuat pada 18 November 2025 karena dugaan ujaran kebencian berpotensi memecah belah dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
- PII Aceh mendukung langkah-langkah penegakan hukum yang berorientasi pada ketertiban dan persatuan.
- Masyarakat diajak untuk tetap tenang dan mempercayai proses hukum kepada pihak kepolisian.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaWarga Sabang Hadapi TPA Lhok Batee Hampir Penuh, Sisa Kapasitas Satu Tahun
Persoalan sampah di Kota Sabang dinilai mulai memasuki fase yang mengkhawatirkan.
Petani sawit Aceh Tamiang terkena harga TBS turun tajam hingga Rp2.120/kg
Dalam hitungan pekan, harga yang sebelumnya sempat menyentuh kisaran Rp3.300 per kilogram kini merosot tajam menjadi hanya Rp2.120 per
Petani Bireuen Tenang, Air Pump Dibangun untuk Sawah","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":70,"Evidence":80,"LongTermValue":80,"Education":70,"FinalScore":79,"Summary":"Kementerian PertanianRI
Kementerian Pertanian (Kementan) RI membangun 82 unit sarana air pump di Kabupaten Bireuen untuk mendukung
Warga Aceh Besar Menanti Daging Kurban dari 170 Hewan","PublicImpact":85,"Credibility":80,"Urgency":60,"Evidence":90,"LongTermValue":60,"Education":60,"FinalScore":77,"Summary":"Madrasah di Aceh Besar
Madrasah di bawah naungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar menyembelih sebanyak 170 hewan kurban pada


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.