News
Pembangunan Huntara Korban Banjir di Aceh Utara Capai 60%, Logistik Menipis
09 Februari 2026 20:15
Pembangunan hunian sementara (Huntara) untuk korban banjir di Dusun Lhok Pungki, Aceh Utara, telah mencapai 60%. Namun, logistik untuk pengungsi menipis dan kebutuhan pokok menjadi masalah. Pembangunan Huntara diharapkan rampung sebelum Ramadan.
Fazir Ramli, warga Keuchik Gunci, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, mengatakan bahwa progres pembangunan Huntara untuk pengungsi dari Dusun Lhok Pungki baru memasuki 60 persen. Pengerjaan terus dikebut agar dapat dihuni oleh para pengungsi sebelum Ramadan tiba.
Progres Pembangunan Huntara
- Pembangunan Huntara dibangun oleh BNPB dan sedang berjalan dengan lembur agar rampung sebelum Ramadan.
- Huntara untuk korban banjir itu dibangun di kawasan Dusun Paya Rubek, Gampong Gunci, Kecamatan Sawang, Aceh Utara.
- Jumlah kebutuhan Huntara di Gampong Gunci sebanyak 86 unit untuk dihuni oleh 230 jiwa warga Dusun Lhok Pungki yang kehilangan rumah dan pemukiman akibat banjir besar dua bulan lalu.
- Tahap pertama baru dibangun sebanyak 43 unit.
Kebutuhan Logistik dan Relokasi
- Kebutuhan pokok di tenda pengungsian sudah menipis, dan para pengungsi paling membutuhkan bantuan logistik dan percepatan pembangunan Huntara.
- Para pengungsi dari Dusun Lhok Pungki yang saat ini mengungsi di lapangan Dusun Paya Rubek juga perlu direlokasi ke tempat baru karena pemukiman dan dusun yang mereka tempati kini menjadi aliran sungai baru akibat banjir besar.
- Saat terjadi bencana, pemerintah gampong bersama masyarakat Gunci berbondong-bondong mengevakuasi masyarakat Dusun Lhok Pungki untuk diselamatkan ke tempat lebih aman.
Kesehatan Pengungsi
- Para pengungsi kini juga sudah mulai diserang berbagai macam penyakit seperti Saluran Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA), batuk-batuk, diare, demam dan sebagainya.
- Istri Fazir, yang berasal dari tenaga kesehatan, memberikan pertolongan pertama dengan memberikan obat-obatan.
