News
Jembatan Aramco Pidie Jaya 80% Selesai, Warga dan TNI Pacu Pekerjaan Pasca Banjir
2 jam yang lalu
Pembangunan Jembatan Aramco yang menghubungkan Desa Panton Raya dengan Desa Tampui, Kecamatan Trienggadeng, Pidie Jaya, telah mencapai 80 persen. Jembatan ini menjadi urat nadi bagi masyarakat kedua desa yang terputus aksesnya akibat banjir besar pada November 2025.
TNI Kodim 0102/Pidie bersama warga setempat bekerja bahu-membahu untuk mempercepat penyelesaian jembatan. Jembatan ini dinantikan karena menjadi satu-satunya akses warga untuk beraktivitas sehari-hari, termasuk bekerja, bersekolah, dan menjual hasil panen.
Dampak Jembatan Aramco
- Akses vital: Jembatan ini menjadi satu-satunya penghubung bagi warga Desa Panton Raya dan Tampui.
- Pemulihan pasca bencana: Jembatan ini merupakan bagian dari pemulihan kehidupan masyarakat pasca banjir.
- Dukungan ekonomi: Dengan jembatan yang berfungsi, roda ekonomi desa diharapkan bergerak lebih cepat.
- Pendidikan: Anak-anak dapat bersekolah tanpa hambatan akses.
Jembatan Aramco dibangun dengan ukuran lebar 5 meter, panjang 7 meter, dan ketinggian 3,2 meter. Saat ini, pekerjaan difokuskan pada pemasangan rangka besi lantai, yang telah mendekati tahap akhir. Warga berharap proses akhir pembangunan berjalan lancar tanpa kendala teknis maupun nonteknis, sehingga jembatan bisa segera difungsikan.
Dandim 0102/Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi, SSos, menyatakan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bukti perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Jembatan ini sangat vital karena menjadi akses tunggal masyarakat dua desa dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
