Timeline Aceh
ajnn.net
ajnn.net

Pembudidaya Udang Vaname Aceh Barat Hentikan Ekspor, Harga Lokal Lebih Tinggi

2 jam yang lalu

Pembudidaya udang Vaname di Aceh Barat menghentikan ekspor sementara waktu karena harga lokal lebih tinggi. Harga udang di pasar lokal mencapai Rp95 ribu per kg, sementara harga ekspor hanya Rp80 ribu per kg. Peningkatan permintaan lokal dipengaruhi oleh program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Meskipun permintaan tinggi, pasokan udang belum mencukupi. Dalam satu siklus panen, pembudidaya hanya mampu memproduksi 36 ton udang, yang tidak cukup untuk memenuhi permintaan pasar.

Dampak Ekonomi

  • Harga lokal lebih tinggi: Harga udang di pasar lokal mencapai Rp95 ribu per kg, lebih tinggi dibandingkan harga ekspor.
  • Permintaan tinggi: Peningkatan daya beli masyarakat dipengaruhi oleh program Makan Bergizi Gratis (MBG).
  • Pasokan terbatas: Dalam satu siklus panen, pembudidaya hanya mampu memproduksi 36 ton udang, yang tidak cukup untuk memenuhi permintaan pasar.

Tantangan Pembudidaya

  • Keterbatasan pasokan: Pembudidaya udang Vaname di Aceh Barat kesulitan memenuhi permintaan pasar yang tinggi.
  • Harga ekspor rendah: Harga udang di pasar ekspor hanya Rp80 ribu per kg, lebih rendah dibandingkan harga lokal.
  • Program MBG: Meskipun program Makan Bergizi Gratis (MBG) meningkatkan daya beli, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Aceh Barat belum berminat menjadikan udang Vaname bagian dari menu MBG.
Pembudidaya Udang Vaname Aceh Barat Hentikan Ekspor, Harga Lokal Lebih Tinggi