News
Inflasi Aceh Tinggi, Profesor USK Sarankan Strategi Pemerintah
06 Februari 2026 14:30
Pemerintah Aceh Disarankan Lakukan Beberapa Langkah Strategis Antisipasi Inflasi
BANDA ACEH - Guru Besar Universitas Syiah Kuala (USK), Prof. Abd Jamal, mengungkapkan sejumlah faktor yang menyebabkan tingginya inflasi tahunan (year-on-year/YoY) di Aceh. Menurutnya, tarif listrik menjadi penyumbang terbesar karena adanya efek dasar yang rendah pada tahun 2025 akibat kebijakan diskon tarif saat itu.
Selain itu, kenaikan harga emas juga diduga memberikan dampak pada indeks harga konsumen. Sementara itu, harga beras masih menjadi faktor utama yang mendorong kenaikan harga kebutuhan pokok di kalangan masyarakat.
Faktor Penyebab Inflasi
- Tarif Listrik: Efek dasar rendah pada tahun 2025 akibat diskon tarif.
- Harga Emas: Kenaikan harga emas mempengaruhi indeks harga konsumen.
- Harga Beras: Beras tetap menjadi faktor utama kenaikan harga kebutuhan pokok.
- Bencana Alam: Banjir besar pada akhir 2025 mengganggu rantai distribusi logistik dan merusak lahan pertanian.
Dampak Inflasi
- Penurunan Daya Beli: Masyarakat terpaksa mengeluarkan uang lebih banyak untuk membeli barang yang sama.
- Dilema UMKM: Pelaku UMKM harus menaikkan harga jual atau mengurangi kuantitas.
- Persiapan Ramadan: Harga barang belum turun, stok kebutuhan pokok belum tersedia dengan cukup.
Strategi Pemerintah
- Pembangunan Infrastruktur: Mempercepat perbaikan jalan dan jembatan untuk memudahkan distribusi pangan.
- Operasi Pasar Murah: Melakukan operasi pasar murah secara rutin untuk memenuhi kebutuhan pokok.
- Realisasi APBA: Mempercepat realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh untuk menstimulasi ekonomi.
- Koordinasi TIPD: Meningkatkan koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah untuk memantau stok kebutuhan pokok.
- Subsidi dan Bantuan: Memberikan subsidi dan bantuan pangan bagi keluarga rentan.
Prediksi Inflasi
- Normalisasi Harga: Harga di Aceh diperkirakan akan normal kembali setelah Idul Fitri.
- Konsumsi Pasca Idul Fitri: Konsumsi masyarakat akan kembali normal setelah Idul Fitri.
- Inflasi Aceh: Per Februari 2026, inflasi Aceh tercatat sebesar 6,69%, tertinggi di Indonesia.
- Kabupaten Aceh Tengah: Daerah dengan sumbangan inflasi tertinggi di Aceh dengan angka 8,60%.
