Pemerintah Aceh resmi meluncurkan Dashboard Peta Aksi dan Partisipasi Masyarakat untuk Penanggulangan Bencana melalui laman tanggapi.acehprov.go.id. Peluncuran ini dilakukan oleh Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, sebagai bagian dari transformasi sistem penanganan bencana yang lebih cepat, transparan, dan berbasis data.
Dashboard ini dirancang sebagai pusat informasi dan pemetaan aksi yang mencakup enam klaster utama penanggulangan bencana, mulai dari pencarian dan pertolongan, logistik, pengungsian, kesehatan, pendidikan, hingga pemulihan dan rehabilitasi. Sistem ini terintegrasi secara real-time, memudahkan pemantauan progres penanganan secara menyeluruh.
Fitur Utama Dashboard
- Pemetaan Aksi Terpadu: Enam klaster penanggulangan bencana terintegrasi dalam satu sistem.
- Partisipasi Masyarakat: Masyarakat dapat menyampaikan laporan kejadian secara cepat melalui sistem yang terintegrasi.
- Koordinasi Lintas Sektor: Memudahkan sinkronisasi data dan koordinasi antara pemerintah, relawan, dan lembaga kemanusiaan.
- Respons Cepat: Kebutuhan di lapangan dapat diidentifikasi secara akurat dan kebijakan dapat ditetapkan berdasarkan data yang terukur.
Manfaat Jangka Panjang
- Ketangguhan Daerah: Sistem ini diharapkan dapat memperkuat ketangguhan Aceh dalam menghadapi berbagai potensi bencana di masa mendatang.
- Transparansi dan Akuntabilitas: Dashboard ini menjadi penanda komitmen Pemerintah Aceh dalam membangun tata kelola kebencanaan yang modern, transparan, dan akuntabel.
Sebelum diluncurkan secara resmi, sistem ini telah melalui sejumlah tahapan penting, mulai dari pengembangan teknologi, uji coba dan simulasi, hingga sosialisasi terbatas kepada aparatur daerah dan relawan. Seluruh proses tersebut dilakukan untuk memastikan platform ini benar-benar siap digunakan dan mampu menjawab kebutuhan di lapangan.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaWarga Sabang Hadapi TPA Lhok Batee Hampir Penuh, Sisa Kapasitas Satu Tahun
Persoalan sampah di Kota Sabang dinilai mulai memasuki fase yang mengkhawatirkan.
Petani sawit Aceh Tamiang terkena harga TBS turun tajam hingga Rp2.120/kg
Dalam hitungan pekan, harga yang sebelumnya sempat menyentuh kisaran Rp3.300 per kilogram kini merosot tajam menjadi hanya Rp2.120 per
Petani Bireuen Tenang, Air Pump Dibangun untuk Sawah","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":70,"Evidence":80,"LongTermValue":80,"Education":70,"FinalScore":79,"Summary":"Kementerian PertanianRI
Kementerian Pertanian (Kementan) RI membangun 82 unit sarana air pump di Kabupaten Bireuen untuk mendukung
Warga Aceh Besar Menanti Daging Kurban dari 170 Hewan","PublicImpact":85,"Credibility":80,"Urgency":60,"Evidence":90,"LongTermValue":60,"Education":60,"FinalScore":77,"Summary":"Madrasah di Aceh Besar
Madrasah di bawah naungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar menyembelih sebanyak 170 hewan kurban pada


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.