Timeline Aceh
aceh.antaranews.com
aceh.antaranews.com

Aceh Tamiang Perpanjang Darurat Bencana, Fokus Penanganan Urgent

18 Februari 2026 17:54

Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang memperpanjang status tanggap darurat bencana selama tujuh hari untuk melanjutkan penanganan pascabencana di wilayah tersebut. Keputusan ini diambil berdasarkan kondisi di sejumlah titik yang masih memprihatinkan, terutama di Kecamatan Rantau, kawasan Simpang, hingga Karang Baru.

Perpanjangan status ini bertujuan untuk memastikan akses warga pulih sebelum memasuki tahapan rehabilitasi. Fokus utama dalam satu pekan ke depan tetap pada penanganan darurat di lapangan. Selain itu, Pemkab Aceh Tamiang juga bersiap menyambut kunjungan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian untuk meninjau kondisi terkini di lokasi terdampak.

Dampak dan Penanganan

  • Kondisi Parah: Sejumlah wilayah di Aceh Tamiang masih memerlukan penanganan intensif, terutama di Kecamatan Rantau, kawasan Simpang, hingga Karang Baru.
  • Mobilisasi Alat Berat: Pemkab Aceh Tamiang akan memfokuskan mobilisasi alat berat ke desa-desa terisolasi atau yang mengalami kerusakan infrastruktur berat.
  • Penanganan Darurat: Fokus utama dalam satu pekan ke depan tetap pada penanganan darurat di lapangan.
  • Kunjungan Menteri Dalam Negeri: Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian dijadwalkan kunjungan untuk meninjau percepatan pemulihan bencana dan buka puasa bersama warga penyintas di lokasi hunian sementara (huntara).

Alat Berat dan Dukungan

  • Mobilisasi Alat Berat: Kementerian PU telah mengerahkan hingga ratusan alat berat untuk membantu penanganan tanggap darurat hingga pemulihan di Aceh Tamiang dan Aceh secara keseluruhan.
  • Sebaran Alat Berat: Hingga 28 Desember 2025, Kementerian PU melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh telah memobilisasi 36 alat berat dan 66 unit dump truck yang tersebar di sejumlah lokasi prioritas di Aceh Tamiang.
  • Fokus Penanganan: Alat berat berupa excavator, dozer, loader, grader, beco loader, serta dump truck difokuskan pada percepatan pembersihan material banjir dan longsoran, pemulihan akses jalan, serta penanganan fasilitas publik.
  • Total Alat Berat: Secara keseluruhan untuk semua daerah terdampak bencana Aceh, Kementerian PU telah memobilisasi 821 unit alat berat yang terdiri dari 216 unit alat berat milik Kementerian PU dan 605 unit dukungan mitra BUMN Karya.
Aceh Tamiang Perpanjang Darurat Bencana, Fokus Penanganan Urgent
0123456789