News
Pemkab Aceh Tamiang Siapkan Rp4,6 Miliar untuk Padat Karya Pasca Banjir
06 Februari 2026 18:47
Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menyiapkan anggaran Rp4,6 miliar untuk program padat karya pasca banjir. Program ini melibatkan masyarakat untuk membersihkan lumpur sisa banjir di desa masing-masing, dengan tujuan percepatan pemulihan bencana dan mendorong pemulihan ekonomi setempat.
Program padat karya tunai (PKT) akan berlangsung selama 10 hari, dengan maksimal 20 orang warga desa terlibat. Warga yang terlibat akan mendapatkan upah sebesar Rp100 ribu per hari.
Tujuan dan Manfaat
- Mendukung pemulihan ekonomi: Program ini bertujuan untuk mendorong pemulihan ekonomi setempat.
- Membuka lapangan pekerjaan: Warga setempat akan mendapatkan kesempatan bekerja dan mendapatkan upah.
- Membersihkan lumpur: Warga akan membersihkan lumpur dari parit saluran di desa masing-masing.
- Percepatan pemulihan bencana: Program ini juga melibatkan sewa alat berat dan dump truk untuk percepatan rehab rekon pemulihan bencana.
Implementasi
- Koordinator: Pengawasnya adalah datok penghulu (kades).
- Target: Pekerjaan membersihkan lumpur dari parit saluran di desa, dengan target 10 hari selesai.
- Monitoring: Program padat karya tunai sudah berjalan di Kecamatan Manyak Payed dan Banda Mulia.
- Alat berat: Lumpur yang diangkat akan dimuat alat berat dan diangkut menggunakan truk dibuang keluar atau TPA.
