News
2.765 hektare lahan pertanian Aceh Tengah rusak akibat banjir dan longsor
25 Januari 2026 08:42
Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Tengah mencatat luas lahan pertanian yang terdampak banjir dan longsor mencapai 2.765 hektare. Data ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian Aceh Tengah, Nasrul Liwanza, yang juga menyebutkan bahwa Pemkab sedang melakukan pendataan dan validasi ulang terhadap lahan-lahan yang terdampak bencana.
Lahan tersebut akan diklasifikasikan berdasarkan tingkat kerusakan, yakni rusak berat, sedang, dan ringan. Pemkab berencana untuk merevitalisasi lahan yang rusak dengan melibatkan kelompok tani, dan skema pembiayaan mengacu pada petunjuk teknis dari Kementerian Pertanian.
Dampak dan Penanganan
- Luas lahan terdampak: 2.765 hektare
- Skema pembiayaan: Rp 15 juta untuk kerusakan berat dan sedang, Rp 5 juta untuk kerusakan ringan
- Rehabilitasi irigasi: Pemkab berencana memperbaiki irigasi yang rusak untuk menjaga ketahanan pangan
- Pencetakan lahan baru: Rencana dari Kementan untuk mencetak lahan baru bagi petani yang lahannya tidak lagi dapat digunakan
Pesan untuk Petani
Nasrul Liwanza mengimbau petani agar tidak resah dan tetap tenang menghadapi kondisi lahan pascabencana. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan hadir bersama petani dalam proses pemulihan sektor pertanian untuk menjaga ketahanan pangan di Aceh Tengah.
Langkah Selanjutnya
Data sementara sudah disampaikan ke pemerintah pusat dan provinsi, serta masih dalam tahap verifikasi lapangan. Pemkab berharap perbaikan irigasi dan revitalisasi lahan dapat segera dilaksanakan untuk memulihkan sektor pertanian di Aceh Tengah.
Dengan adanya kerusakan lahan yang luas, diharapkan upaya pemulihan dapat berjalan dengan cepat dan efektif untuk mendukung kehidupan petani dan ketahanan pangan di Aceh Tengah.
Dampak Jangka Panjang
Revitalisasi lahan dan perbaikan irigasi diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan menjaga ketahanan pangan di Aceh Tengah. Selain itu, pencetakan lahan baru akan memberikan kesempatan bagi petani untuk terus beraktivitas dan meningkatkan kesejahteraan mereka.
