Pemkab Aceh Utara bersama Tim Supervisi Satgas Penanganan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (PRRP) membahas percepatan pemulihan pascabanjir selama empat hari, mulai 19 hingga 22 Februari 2026. Pembahasan diawali dengan rapat koordinasi di Ruang Operasi Setdakab Aceh Utara untuk menyinkronkan data lapangan dengan sasaran Satgas Pusat.
Rapat yang dipimpin Plt Sekda Aceh Utara Jamaluddin MPd dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk unsur TNI/Polri dan tim supervisi. Pembahasan mencakup lima pilar utama pemulihan: tata kelola pemerintahan, layanan publik, akses transportasi darat, penguatan ekonomi, dan aspek sosial kemasyarakatan.
Poin-Poin Penting:
- Koordinasi Lintas Sektor: Kehadiran unsur TNI/Polri dan tim supervisi memperkuat koordinasi dalam upaya percepatan pemulihan.
- Akurasi Data: Plt Sekda menekankan pentingnya finalisasi data yang akurat dan meminta Bappeda dan Kabag Pembangunan untuk menggelar rapat desk teknis.
- Fokus Supervisi: Ketua Tim Pengawas Satgas PRRP, Kombes Pol Rogib Triyanto, menekankan supervisi difokuskan pada percepatan pemulihan layanan publik dan penyusunan laporan komprehensif.
- Validasi Data: Lettu Cpt Rades Pahmi menyoroti perlunya validasi terhadap sejumlah perbedaan data yang ditemukan selama supervisi.
- Jadwal Penyerahan Laporan: Seluruh kelengkapan laporan harus diserahkan kepada Tim Supervisi paling lambat Jumat (20/2/2026) pukul 14.30 WIB.
Melalui pembahasan intensif selama empat hari, Pemkab Aceh Utara bersama Tim Supervisi Satgas PRRP optimistis percepatan pemulihan infrastruktur dan layanan masyarakat pascabanjir dapat berjalan sesuai jadwal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat terdampak.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaWarga Sabang Hadapi TPA Lhok Batee Hampir Penuh, Sisa Kapasitas Satu Tahun
Persoalan sampah di Kota Sabang dinilai mulai memasuki fase yang mengkhawatirkan.
Petani sawit Aceh Tamiang terkena harga TBS turun tajam hingga Rp2.120/kg
Dalam hitungan pekan, harga yang sebelumnya sempat menyentuh kisaran Rp3.300 per kilogram kini merosot tajam menjadi hanya Rp2.120 per
Petani Bireuen Tenang, Air Pump Dibangun untuk Sawah","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":70,"Evidence":80,"LongTermValue":80,"Education":70,"FinalScore":79,"Summary":"Kementerian PertanianRI
Kementerian Pertanian (Kementan) RI membangun 82 unit sarana air pump di Kabupaten Bireuen untuk mendukung
Warga Aceh Besar Menanti Daging Kurban dari 170 Hewan","PublicImpact":85,"Credibility":80,"Urgency":60,"Evidence":90,"LongTermValue":60,"Education":60,"FinalScore":77,"Summary":"Madrasah di Aceh Besar
Madrasah di bawah naungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar menyembelih sebanyak 170 hewan kurban pada


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.