Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Pemkab Bireuen Pulihkan Sektor Perikanan Pasca Banjir, 4.943 Ha Tambak Rusak

11 Februari 2026 18:03

Pemerintah Kabupaten Bireuen bergerak cepat untuk memulihkan sektor perikanan yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor yang melanda 17 kecamatan beberapa waktu lalu. Langkah ini dilakukan untuk membantu nelayan dan pembudidaya ikan agar kegiatan perikanan kembali berjalan normal.

Banjir dan longsor menyebabkan kerusakan luas pada tambak, kolam budidaya, perahu nelayan, serta sarana dan prasarana perikanan lainnya. Tidak sedikit nelayan kehilangan sumber penghidupan akibat rusaknya fasilitas dan matinya ikan yang siap panen.

Kerusakan Luas

  • Luas tambak terdampak mencapai sekitar 4.943,33 hektar, dengan tingkat kerusakan bervariasi dari ringan hingga rusak berat.
  • Sejumlah sarana nelayan juga rusak, antara lain 223 kapal/perahu motor dan 415 alat tangkap.

Upaya Pemulihan

  • Pemulihan fokus pada fungsi tambak dan kolam budidaya agar masyarakat segera bisa kembali berproduksi.
  • Pemkab Bireuen berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat untuk dukungan lanjutan, termasuk usulan kebutuhan rehabilitasi ke Menteri Kelautan dan Perikanan.
  • Penguatan kelembagaan kelompok perikanan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia juga diupayakan.

Dengan berbagai upaya ini, Pemkab Bireuen optimistis sektor perikanan akan kembali bangkit, berkontribusi pada ketahanan pangan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pascabencana.

Pemkab Bireuen Pulihkan Sektor Perikanan Pasca Banjir, 4.943 Ha Tambak Rusak
0123456789