Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Aceh, melarang pembayaran gaji dan honorarium aparatur desa secara tunai. Kebijakan ini bertujuan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana gampong (ADG) serta dana desa di seluruh wilayah.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong, Pengendalian Penduduk, dan Pemberdayaan Perempuan (DPMGP4) Nagan Raya, Said Mudhar, menyatakan bahwa pembayaran nontunai ini juga untuk mencegah pemotongan upah oleh oknum tertentu dan tindak pidana korupsi. Kebijakan ini berlaku untuk seluruh aparatur desa, tuha peut, dan pengurus kelembagaan desa di 222 desa dan 10 kecamatan.
Detail Kebijakan
- Batas Waktu: Seluruh aparatur desa harus memiliki rekening baru paling lambat Maret 2026.
- Konsekuensi: Jika satu aparatur desa belum memiliki rekening, penyaluran dana gampong tahap satu (Januari-Maret 2026) akan tertunda.
- Dasar Hukum: Kebijakan ini berdasarkan surat Kepala DPMGP4 Nomor 400.10/01 tanggal 18 Februari 2026 dan arahan Bupati Nagan Raya.
- Tujuan: Meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan mencegah korupsi dalam pengelolaan dana desa.
Pemkab Nagan Raya meminta keuchik (kepala desa) untuk memfasilitasi pembukaan rekening bagi aparatur desa agar syarat administrasi dapat terpenuhi tepat waktu.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaWarga Bireuen Terima 647 Tumpuk Daging Qurban dari USK","PublicImpact":85,"Credibility":80,"Urgency":60,"Evidence":85,"LongTermValue":70,"Education":65,"FinalScore":78,"Summary":"Rumah Amal Masjid Jam
“Iduladha mengajarkan kita tentang makna pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian. Qurban ini merupakan wujud kepedulian keluarga besar USK
Warga Aceh Tamiang merasa lega saat 200 huntap siap Jun 2026
“Kami terus mendorong penyelesaian administrasi agar pembangunan tidak tertunda sambil menunggu legalisasi lahan selesai,” ujarnya.
Warga Aceh Menghadapi Kenaikan Harga Beras dan Tomat, Inflasi 5,12%
BANDA ACEH - Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh mencatat Provinsi Aceh mengalami inflasi sebesar 5,12 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu...
Siswa Lhokseumawe Terima 1.500 Paket School Kit PMI Pasca Banjir
PMI Kota Lhokseumawe bergerak cepat untuk membantu memulihkan semangat belajar anak-anak yang terdampak bencana banjir bandang.


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.