News
Mahasiswa Aceh Geruduk DPRA, Tuntut Percepatan Penanganan Bencana
4 hari yang lalu
Mahasiswa dari Gerakan Anak Muda Pembela Tanah Aceh (Gampata) melakukan aksi damai ke DPR Aceh untuk menuntut percepatan penanganan bencana yang dinilai lamban. Mereka meminta transparansi anggaran, dokumen pelaksanaan bencana, dan rencana penggunaan dana TKD sebesar Rp1,6 triliun. Aksi ini juga menyoroti pemotongan dana JKA dan pembangunan rumah duafa yang belum optimal.
Wakil Ketua DPR Aceh, Ali Basrah, menjanjikan untuk membahas aspirasi mahasiswa sesuai mekanisme tata tertib DPRA. Dia menekankan pentingnya stabilitas dan keamanan Aceh pasca bencana.
Tuntutan Mahasiswa
- Transparansi dokumen pelaksanaan bencana
- Pembukaan nama-nama relawan dan uang makan
- Dokumen belanja 650 ribu ton logistik
- Rencana penggunaan dana TKD Rp1,6 triliun
- Pemotongan TPP ASN pemerintah Aceh 2026 sebesar 16,87 persen
Dampak Bencana
- Masih banyak daerah seperti Kabupaten Gayo Lues, Bener Meriah, Aceh Tengah, dan Aceh Tamiang yang merasakan dampak bencana
- Kebutuhan dasar dan fasilitas dasar masyarakat belum terpenuhi
- Infrastruktur seperti jalan dan jembatan belum diperbaiki
Respons DPR Aceh
- Aspirasi mahasiswa akan ditampung dan dibahas sesuai mekanisme tata tertib DPRA
- DPR Aceh berkomitmen untuk menyelesaikan pascabencana, pemulihan, rehab, dan rekon secara cepat
- Tujuan akhir adalah masyarakat Aceh dapat merasakan pelayanan pemerintah Aceh
