News
Pencarian Nelayan Aceh Timur Dihentikan Akibat Cuaca Ekstrem
16 Februari 2026 13:57
Pencarian nelayan Aceh Timur dihentikan sementara akibat cuaca buruk. Empat nelayan masih belum ditemukan. Operasi akan dilanjutkan esok pagi.
Tim gabungan Satpolairud Polres Aceh Timur dan BPBD Aceh Timur telah melakukan penyisiran intensif sejak Sabtu pagi. Operasi difokuskan pada perairan antara Nurussalam hingga Idi Rayeuk.
Cuaca Buruk Memaksa Penghentian Pencarian
Kondisi cuaca memburuk secara signifikan pada Senin sore, dengan angin kencang dan gelombang tinggi yang membahayakan keselamatan tim.
Koordinasi dan Prediksi Arus Laut
Tim telah menyisir beberapa titik koordinat krusial, mulai dari 4°59,75083’N - 97°44,55917’E hingga memperluas radius ke 5°2,21114’N - 97°42,06482’E pada sore hari.
Peristiwa Tragis di Lhokseumawe
Peristiwa tragis ini bermula pada Jumat dini hari, saat KM Camar-29 diduga bertabrakan dengan kapal kargo Dante di perairan Lhokseumawe. Kapal pencari ikan asal Belawan, Sumatera Utara, itu hancur berkeping-keping.
Selamat dan Korban
Dari 10 awak kapal, lima orang selamat dan telah kembali ke Belawan setelah dievakuasi nelayan setempat. Selain lima korban selamat, ada satu orang meninggal dunia, dan empat lainnya masih dalam proses pencarian.
