News
Mahasiswa Unpad Realisasikan Program Air Bersih untuk Warga Aceh Tamiang Pasca Banjir
13 Februari 2026 17:39
Pecinta Alam Mahasiswa bersama Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (Palawa-IKA Unpad) merealisasikan program air bersih untuk masyarakat terdampak banjir di Desa Pahlawan, Kabupaten Aceh Tamiang. Melalui penyaringan filter air ini, air yang tadinya keruh bisa langsung diminum tanpa harus direbus. Insya Allah aman karena keluarga saya sudah buktikan filter air ini aman, kata Sofyan, relawan Palawa Unpad di Aceh Tamiang.
Program ini menjadi solusi penting di tengah krisis air bersih akibat musim kemarau panjang. Setelah bencana banjir, Aceh Tamiang dilanda musim kemarau panjang sehingga terjadi krisis air bersih. Setiap minggu warga di sini kekurangan air bersih. Warga hanya mengandalkan bantuan air dari instansi pemerintahan dan pihak swasta.
Dampak Banjir dan Krisis Air Bersih
- Pasca-bencana hidrometeorolog akhir November 2025, sumber air warga seperti sumur tertimbun lumpur.
- Musim kemarau panjang menyebabkan krisis air bersih di Aceh Tamiang.
- Warga hanya mengandalkan bantuan air dari instansi pemerintahan dan pihak swasta.
Solusi dari Mahasiswa Unpad
- Toren dan filter air yang mampu mengolah air layak konsumsi.
- Donasi dari Palawa dan IKA Unpad sebagai program sarana air bersih di daerah bencana.
- Rencana membangun sumur bor sebagai air baku di Posko PALAWA Unpad Desa Pahlawan, Aceh Tamiang.
Kebutuhan Masyarakat
- Krisis air bersih akibat musim kemarau panjang.
- Bantuan air dari instansi pemerintahan dan pihak swasta hanya minimal lima-enam hari sekali.
- Warga memilih buat sumur bor secara mandiri karena sebagian besar masyarakat di Desa Pahlawan tidak berlangganan PDAM.
