Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Pencurian Meteran Air Marak di Aceh Barat Daya, Perumdam Beri Keringanan Biaya

1 hari yang lalu

Maraknya pencurian meteran air di Aceh Barat Daya menjadi perhatian serius bagi Perumdam Tirta Abdya. Perusahaan daerah ini mengambil langkah konkret dengan memberikan keringanan biaya penggantian meteran sebesar 50% bagi pelanggan aktif selama bulan Ramadhan.

Kebijakan ini diharapkan dapat meringankan beban pelanggan yang menjadi korban pencurian. Selain itu, Perumdam Tirta Abdya juga telah melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut.

Dampak Pencurian Meteran Air

  • Kerusakan pada pelayanan air bersih: Pencurian meteran tidak hanya meresahkan pelanggan, tetapi juga berdampak pada kinerja perusahaan dalam memberikan pelayanan air bersih kepada masyarakat.

  • Beban finansial bagi pelanggan: Sebelumnya, biaya penggantian meteran ditetapkan sebesar Rp 300.000, namun kini pelanggan aktif yang kehilangan meteran akibat dicuri hanya perlu membayar Rp 150.000.

  • Upaya penegakan hukum: Perumdam Tirta Abdya telah membuat laporan resmi ke pihak kepolisian pada 7 Januari 2026 dengan Nomor: LP-B/03/I/2026/SPKT Polres Aceh Barat Daya/Polda Aceh.

Imbauan kepada Masyarakat

  • Meningkatkan kewaspadaan: Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan guna mencegah terjadinya pencurian meteran air.

  • Melaporkan pelaku pencurian: Jika mengetahui pelaku pencurian, masyarakat diharapkan segera melaporkan kepada pihak berwajib dengan informasi dan bukti yang akurat.

Kebijakan keringanan biaya penggantian meteran ini hanya berlaku selama bulan Ramadhan dan diperuntukkan bagi pelanggan yang mengganti meteran karena kasus pencurian.

Pencurian Meteran Air Marak di Aceh Barat Daya, Perumdam Beri Keringanan Biaya
0123456789