Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Aceh kini diawasi lebih ketat melalui aplikasi Jaga Desa. Aplikasi ini memantau penggunaan dana dan kualitas menu makanan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menyatakan aplikasi ini meningkatkan kualitas dan akuntabilitas program MBG. Aplikasi Jaga Desa memungkinkan pemantauan berbagai aspek pembangunan desa secara digital, termasuk penggunaan dana publik.
Dampak Program
- 93 persen anggaran BGN untuk program MBG disalurkan langsung ke rekening virtual SPPG di seluruh Indonesia.
- Aplikasi Jaga Desa hampir menjangkau seluruh desa di Indonesia, termasuk Aceh.
- Pengawasan melibatkan berbagai pihak, mulai dari deputi pemantauan internal, inspektorat, masyarakat, hingga Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Kejaksaan.
Kualitas Menu Makanan
- Setiap SPPG diwajibkan mengunggah menu harian lengkap dengan informasi angka kecukupan gizi dan harga.
- Mekanisme umpan balik dari penerima manfaat tengah disiapkan untuk menilai kecepatan layanan dan kualitas makanan.
Jaksa Agung RI ST Burhanuddin menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam mewujudkan tata kelola desa yang baik. Program Jaga Desa diharapkan dapat mengurangi praktik korupsi di tingkat desa.
Baca Sumber Asli
Ingin memverifikasi informasi lebih lanjut?

