Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Aceh Waspada Inflasi Jelang Idulfitri, Pemerintah Siapkan Langkah Antisipatif

12 jam yang lalu

Pemerintah Aceh melalui Sekda Aceh, M Nasir, menekankan pentingnya pengendalian inflasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN) tahun 2026. Hal ini disampaikan dalam rapat teknis pengendalian inflasi yang berlangsung di Ruang Rapat Sekda Aceh, Kamis (5/3/2026).

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Provinsi Aceh mengalami deflasi bulanan sebesar -0,24 persen pada Februari 2026. Beberapa komoditas penyebab deflasi bulanan antara lain bawang merah, cabai rawit, bahan bakar rumah tangga, telur ayam ras, dan ikan tongkol. Sementara komoditas yang mendorong inflasi tahunan adalah tarif listrik, emas perhiasan, beras, nasi dengan lauk, dan daging ayam ras.

Langkah-Langkah Pengendalian Inflasi

  • Sidak Pasar: Pemerintah Aceh melakukan sidak pasar untuk memantau dan menjaga stabilitas harga.
  • Gerakan Pangan Murah (GPM): Program ini dilakukan untuk memastikan pasokan kebutuhan pokok tersedia dengan harga terjangkau.
  • Pasar Murah: Dibuka di 23 kabupaten/kota untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Idulfitri.
  • Subsidi Ongkos Angkut (FDP): Diberikan untuk mengurangi biaya distribusi komoditas.
  • Program Mudik Gratis: Diberikan untuk memudahkan masyarakat dalam menjalankan ibadah dan berkumpul dengan keluarga.
  • Pendataan Sapi Meugang: Dinas Peternakan Aceh melakukan pendataan untuk memastikan distribusi sapi meugang merata dan tidak terkonsentrasi di satu wilayah.

Partisipasi Masyarakat

Masyarakat juga didorong untuk menanam komoditas yang menjadi indikator inflasi, seperti cabai, guna memperkuat ketahanan pangan daerah. Hal ini diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas harga dan memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.

Aceh Waspada Inflasi Jelang Idulfitri, Pemerintah Siapkan Langkah Antisipatif