Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Penguatan Tripusat Pendidikan untuk Pemulihan Pendidikan Aceh Pascabencana

19 Februari 2026 08:17

Pascabencana hidrometeorologi yang melanda Aceh, pendidikan menjadi salah satu sektor yang terdampak parah. Kerusakan prasarana sekolah, terganggunya proses belajar-mengajar, dan menurunnya motivasi peserta didik menjadi tantangan nyata. Untuk mengatasi hal ini, penguatan Tripusat Pendidikan (keluarga, sekolah, masyarakat) menjadi strategi utama dalam pemulihan pendidikan Aceh.

Tripusat Pendidikan tidak hanya berfokus pada pemulihan fisik, tetapi juga pemulihan psikososial dan pembentukan karakter. Keluarga sebagai pusat pendidikan pertama perlu didukung melalui pendampingan psikososial dan pendidikan parenting islami. Sekolah sebagai pusat pendidikan kedua harus mengembangkan model pembelajaran adaptif dan fleksibel, termasuk pemanfaatan ruang belajar alternatif seperti meunasah dan balai gampong. Masyarakat sebagai pusat pendidikan ketiga perlu menghidupkan kembali peran lembaga sosial dan keagamaan sebagai pusat pendidikan berbasis komunitas.

Peran Pemerintah dan Lembaga Pendidikan

  • Pemerintah daerah memiliki peran penting dalam menyediakan program bantuan pendidikan, jaminan sosial, dan layanan pemulihan trauma bagi keluarga terdampak bencana.
  • Lembaga pendidikan dan tokoh agama dapat berkontribusi melalui pengajian keluarga, bimbingan keagamaan, dan edukasi nilai-nilai Islam yang kontekstual dengan kondisi pascabencana.
  • Guru perlu dibekali pelatihan khusus terkait pendampingan psikososial dan pendidikan berbasis trauma agar mampu mendampingi peserta didik secara holistik.

Peran Mahasiswa sebagai Agen Perubahan

  • Mahasiswa dapat berkontribusi melalui kegiatan pengabdian masyarakat atau KKN tematik kebencanaan, sukarelawan pendidikan, pendampingan belajar, serta program literasi dan edukasi kebencanaan di daerah terdampak.
  • Keterlibatan mahasiswa dalam proses pemulihan pendidikan juga sejalan dengan nilai-nilai Islam tentang kepedulian, pengabdian, dan tanggung jawab sosial.

Dampak Jangka Panjang

  • Ketidakpedulian terhadap pendidikan pascabencana hidrometeorologi akan menimbulkan dampak jangka panjang yang serius, seperti meningkatnya angka putus sekolah dan menurunnya kualitas SDM.
  • Pendidikan harus diposisikan sebagai instrumen utama dalam membangun ketahanan masyarakat terhadap bencana di masa depan.
  • Melalui pendidikan yang terintegrasi, generasi muda Aceh tidak hanya dibekali pengetahuan akademik, tetapi juga sikap adaptif, kepedulian lingkungan, dan kesadaran akan mitigasi bencana.
Penguatan Tripusat Pendidikan untuk Pemulihan Pendidikan Aceh Pascabencana
0123456789