Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Ratusan Pengungsi Banjir di Lapang Aceh Utara Akan Tempati Huntara 15 Februari

09 Februari 2026 22:31

Ratusan kepala keluarga (KK) di Kecamatan Lapang Kabupaten Aceh Utara masih bertahan di lokasi pengungsian akibat rumah mereka terdampak banjir pada akhir November 2025. Pemerintah menargetkan para pengungsi banjir dapat mulai menempati hunian sementara (huntara) pada 15 Februari 2026.

Camat Lapang, Muzakkir, SE, menyebutkan jumlah pengungsi yang masih berada di pengungsian mencapai 207 KK, tersebar di dua desa. Rinciannya, satu titik Desa Matang Baroh mencapai 103 KK, sedangkan di Desa Kuala Cangkoi dua titik dengan jumlah pengungsi mencapai 104 KK yang masih menempati tenda-tenda pengungsian.

Pembangunan Huntara

Lokasi pembangunan huntara tersebar di beberapa desa, yakni Desa Matang Baroh, Desa Kuala Keureuto, Desa Kuala Cangkoi, serta Desa Keude Lapang. Huntara tersebut disiapkan untuk menampung warga yang rumahnya rusak berat dan belum dapat dihuni pascabanjir.

Muzakkir mengungkapkan, lima kepala keluarga sudah mulai menempati huntara, meskipun pembangunan belum sepenuhnya rampung. Ditargetkan pada 15 Februari 2026 seluruh huntara sudah bisa ditempati.

Pembangunan Hunian Tetap

Selain hunian sementara, pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban banjir juga tengah dalam proses. Huntap tersebut dipersiapkan sebagai solusi jangka panjang bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana.

Pemerintah kecamatan bersama instansi terkait terus melakukan pendampingan dan koordinasi guna memastikan kebutuhan dasar pengungsi tetap terpenuhi hingga proses relokasi ke huntara dan huntap selesai.

Ratusan Pengungsi Banjir di Lapang Aceh Utara Akan Tempati Huntara 15 Februari
0123456789