News
Warga Banjir Bireuen Protes di Kantor Bupati, Tuntut Huntara
1 hari yang lalu
Puluhan warga korban banjir dari Desa Kampung Kapa, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, mendirikan tenda di sekitar Kantor Bupati Bireuen pada Kamis, 12 Maret 2026. Mereka datang membawa keluarga, anak-anak, serta peralatan dapur sebagai tanda protes atas lambannya penanganan pemerintah daerah terhadap nasib para pengungsi.
Warga mengaku sudah tidak sanggup lagi bertahan di tenda darurat, di desa mereka yang panas pada siang hari dan bocor ketika hujan turun. Mereka menuntut hunian sementara (huntara) dan kejelasan dari pemerintah daerah.
Tuntutan Warga
- Hunian Sementara: Warga menuntut pembangunan huntara yang layak untuk bertahan sementara.
- Kejelasan dari Pemerintah: Warga menginginkan kejelasan mengenai rencana pembangunan huntara dan bantuan lainnya.
- Penolakan Pulang: Warga menolak pulang ke kampung sebelum tuntutan mereka dipenuhi.
Kondisi Warga
- Kehilangan Rumah: Beberapa warga mengaku kehilangan rumah akibat banjir dan belum mendapatkan bantuan.
- Kondisi Tenda Darurat: Warga mengeluhkan kondisi tenda darurat yang tidak layak untuk ditinggali.
- Protes Berkelanjutan: Warga masih bertahan di depan Kantor Bupati Bireuen hingga tuntutan mereka dipenuhi.
Tanggapan Pemerintah
- Pernyataan Pemerintah: Pemerintah daerah menyebut warga korban bencana menolak pembangunan hunian sementara.
- Bantahan Warga: Warga membantah pernyataan tersebut dan menyatakan pemerintah tidak pernah berdiskusi langsung dengan mereka.
Warga menegaskan akan tetap bertahan di lokasi protes sampai pemerintah memenuhi tuntutan mereka.
