Timeline Aceh
ajnn.net
ajnn.net

Warga Aceh Utara Berbondong-bondong Pengurusan Adminduk Pascabanjir, Pelayanan Terhambat

02 Februari 2026 09:29

Warga Aceh Utara berbondong-bondong mendatangi Kantor Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Aceh Utara di Landeng, Kecamatan Lhoksukon. Banyak warga mengaku kehilangan dokumen identitas akibat banjir besar yang melanda daerah tersebut pada 25 November 2025 lalu. Safriani, warga Gampong Mancang, Aceh Utara, mengatakan bahwa barang-barangnya terbawa arus dan terendam, termasuk KTP dan kartu keluarga, sehingga dia harus segera mengurusnya karena kebutuhan mendesak.

Kepala Disdukcapil Aceh Utara, Safrizal, mengatakan bahwa pascabanjir besar, masyarakat yang mengurus adminduk meningkat dua kali lipat dari sebelumnya hanya 300 atau 350 orang per hari. Safrizal juga memastikan bahwa blangko Kartu Tanda Penduduk (KTP) cukup lantaran telah dikirim oleh Dirjendukcapil sebanyak 8.000 keping pada awal Januari 2026 lalu.

Hambatan Pelayanan

Meski demikian, Safrizal mengaku terdapat beberapa hambatan yang membuat pengurusan KTP dan dokumen kependudukan lain tersendat. Dia mengaku banyak alat yang rusak akibat terendam banjir sehingga pelayanan pun terbatas.

Alat cetak KTP dan Kartu Identitas Anak (KIA) yang terbatas juga memengaruhi pelayanan. Dia telah meminta bantuan alat tambahan dari pemerintah pusat agar Disdukcapil dapat menjemput bola mengurus perekaman adminduk hingga ke setiap kecamatan.

Permintaan Kepada Warga

Atas segala hambatan itu, Safrizal berharap warga yang membutuhkan pelayanan agar bersabar. "Kita mohon kepada masyarakat untuk bersabar. Saya juga mengimbau segala pengurusan adminduk itu gratis dan jangan pakai calo. Datang kemari Insya Allah kita bantu, tinggal tunggu saja durasi waktu karena kami melayani dengan alat seadanya," imbuhnya.

Warga Aceh Utara Berbondong-bondong Pengurusan Adminduk Pascabanjir, Pelayanan Terhambat
0123456789