Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Bantuan Daging Meugang Presiden di Pidie Dikritik Warga: Data Korban Banjir Tidak Valid

20 Februari 2026 08:52

Penyaluran daging meugang bantuan Presiden RI Prabowo Subianto di Kabupaten Pidie menuai kritik dari warga. Zuhrimauliddinsyah, warga Gampong Adan, Mutiara Timur, menyatakan bahwa data penerima bantuan tidak valid, menyebabkan pembagian tidak merata. Ia menyebutkan bahwa gampong yang terdampak banjir bandang hanya menerima sedikit bantuan, meskipun telah berulang kali meminta data kepada keuchik.

BPBD Pidie menanggapi bahwa data penerima daging meugang sudah sesuai. Asisten I Setdakab Pidie, Dr Nadhar Putra, menyatakan bahwa Pemkab telah membelanjakan Rp 2 miliar untuk membeli 119 ekor sapi yang diperuntukkan bagi 5.547 KK di delapan kecamatan.

Masalah Utama

  • Data penerima bantuan tidak valid: Warga mengklaim bahwa data korban banjir tidak sinkron, menyebabkan pembagian tidak adil.
  • Pembagian tidak merata: Gampong yang terdampak banjir bandang hanya menerima sedikit bantuan.
  • Ukuran sapi kecil: Sebagian lembu yang dibeli berukuran kecil dengan harga sekitar Rp 10 juta lebih.
  • Sistem pembagian amburadul: Pemotongan sapi dilakukan di kecamatan, bukan di tingkat gampong.

Tanggapan BPBD Pidie

  • BPBD Pidie menyatakan bahwa data penerima daging meugang sudah sesuai.
  • Pemkab telah membelanjakan Rp 2 miliar untuk membeli 119 ekor sapi yang diperuntukkan bagi 5.547 KK di delapan kecamatan.
  • Warga meminta evaluasi penanganan bantuan untuk menghindari masalah serupa di masa depan.
Bantuan Daging Meugang Presiden di Pidie Dikritik Warga: Data Korban Banjir Tidak Valid
0123456789