News
Penyintas Banjir Aceh Utara Minta BNPB Ubah Pola Bantuan Rumah Rusak
5 hari yang lalu
Banjir besar yang melanda Aceh Utara tiga bulan lalu masih meninggalkan dampak bagi warga. Penyintas banjir di Gampong Keude Mane, Kecamatan Muara Batu, meminta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengubah pola penyaluran bantuan perbaikan rumah rusak.
Mulyadi, salah satu penyintas, mengatakan bahwa bantuan dana stimulan perbaikan rumah rusak ringan sebesar Rp 15 juta harus diambil ke toko bangunan dengan asumsi rumah sedang direhab. Ia meminta agar bantuan diberikan dalam bentuk uang tunai langsung agar lebih mudah digunakan.
Permintaan Penyintas Banjir
- Penyintas banjir menginginkan uang tunai langsung untuk perbaikan rumah.
- Mulyadi meminta agar dibuatkan surat pertanggungjawaban mutlak untuk penyintas banjir.
- Kepala Desa Bungkaih, Hasballah Muhammad, mendukung permintaan ini agar bantuan dapat digunakan oleh semua penyintas banjir.
Dukungan Kepala Desa
- Hasballah Muhammad meminta agar penyaluran bantuan dibuat semudah mungkin.
- Ia berharap bantuan dapat disalurkan langsung ke rekening masing-masing penerima.
- Pendataan penyintas banjir sudah divalidasi berkali-kali dan dianggap sahih.
Dampak dan Harapan
- Pola penyaluran bantuan yang diusulkan diharapkan dapat meringankan aparat desa dan penyintas banjir.
- Penyintas banjir berharap dapat segera memperbaiki rumah mereka dengan bantuan yang lebih mudah diakses.
