Kembalilingkungan

Pengungsi Banjir Langkahan Aceh Utara Kekurangan Air Bersih dan Listrik

Penulis

ajnn.net

Tanggal

21 Feb 2026

Pengungsi Banjir Langkahan Aceh Utara Kekurangan Air Bersih dan Listrik

Pengungsi banjir di Langkahan, Aceh Utara, menghadapi kesulitan dalam memenuhi kebutuhan air bersih dan listrik. Kondisi ini diperparah oleh jarak sumber air yang jauh dan keterbatasan infrastruktur seperti pompa air dan pipa.

Kepala Dusun Kareueng, Muslem, menyatakan bahwa masyarakat pengungsi sangat membutuhkan air bersih. Selain itu, daya listrik yang tidak stabil menjadi kendala dalam menyedot air dari sumbernya yang berjarak sekitar 300 meter dari pengungsian.

Kendala Utama

  • Jarak sumber air: Sekitar 300 meter dari lokasi pengungsian
  • Keterbatasan pompa air: Hanya tersedia dua unit pompa air
  • Kapasitas pipa yang kurang: Meskipun tandon air tersedia cukup banyak, pipa yang ada tidak mencukupi
  • Daya listrik tidak stabil: Listrik sering hidup mati, terutama pada malam hari

Harapan Masyarakat

  • Bantuan air bersih: Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan beribadah
  • Perbaikan listrik: Agar jaringan listrik lebih stabil dan tidak sering mati

Keuchik Gampong Buket Lintang, Mansur, menyatakan bahwa masih terdapat titik pengungsian di empat dusun dalam desa yang dipimpinnya. Titik pengungsian itu berada di Dusun Kareung dengan jumlah 117 kepala keluarga, di Dusun Teungoh dan Pateng jika digabungkan sebanyak 218 KK, dan terakhir Dusun Lubok Mukum sebanyak 18 KK.

Verifikasi Konten

Baca Artikel di Sumber Asli

Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.

Kunjungi Website

Diskusi Hangat

0 Kontribusi Komunitas

Suara Anda Sangat Berarti

Jadilah pionir dalam diskusi ini.