News
Bea Cukai Perkuat Pengawasan Laut Aceh-Sumut di Lhokseumawe untuk Cegah Penyelundupan
22 Januari 2026 14:49
Bea Cukai membentuk Pangkalan Sarana Operasi (PSO) Tipe B di Lhokseumawe untuk memperkuat pengawasan laut di wilayah Aceh dan Sumatera Utara. Langkah ini bertujuan menekan penyelundupan yang berdampak pada keamanan masyarakat, penerimaan negara, dan stabilitas ekonomi regional.
PSO Lhokseumawe merupakan pemindahan dan penguatan fungsi dari PSO Batam agar kendali operasi lebih dekat dengan wilayah perairan Aceh–Sumut. Posisi geografis Lhokseumawe yang berhadapan langsung dengan jalur pelayaran internasional menjadikannya area strategis sekaligus rawan dimanfaatkan pelaku kejahatan lintas negara.
Dampak dan Tujuan
- Mencegah penyelundupan: Narkotika, psikotropika, prekursor, rokok ilegal, dan barang lain secara ilegal.
- Meningkatkan penerimaan negara: Dengan mengurangi barang ilegal yang masuk, penerimaan negara dari bea cukai dapat meningkat.
- Menjaga stabilitas ekonomi: Mengurangi barang ilegal yang dapat merusak iklim ekonomi yang sehat.
Sinergi dengan Aparat Keamanan PSO Bea Cukai Lhokseumawe akan bekerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), dan aparat penegak hukum lain untuk meningkatkan efektivitas pengawasan laut dan menjaga stabilitas ekonomi.
Semangat Operasi Sebagai Penjaga Selat Malaka, PSO Bea Cukai Lhokseumawe mengusung semangat "Ksatria – Tangguh – Wibawa" dalam melaksanakan tugasnya. Hal ini menunjukkan komitmen Bea Cukai dalam menjaga keamanan dan stabilitas di wilayah perairan Aceh dan Sumatera Utara.
Kesiapan Operasional PSO Bea Cukai Lhokseumawe bertugas mengelola dan mengoperasikan sarana patroli laut, memastikan kesiapan personel, serta mendukung patroli dan penindakan pelanggaran kepabeanan dan cukai di perairan Aceh. Langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan ekonomi regional dalam jangka panjang.
Dengan adanya PSO ini, diharapkan dapat mengurangi ancaman penyelundupan dan meningkatkan keamanan serta stabilitas ekonomi di wilayah Aceh dan Sumatera Utara.
