Timeline Aceh
aceh.antaranews.com
aceh.antaranews.com

Permintaan cincau di Aceh turun 50% akibat bencana dan daya beli menurun

5 hari yang lalu

Permintaan cincau di Aceh selama Ramadhan 1447 H/2026 M mengalami penurunan signifikan. Pelaku usaha rumahan mencatat penjualan hanya mencapai 400 kaleng per hari, turun hampir 50% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 800 kaleng per hari. Penurunan ini disebabkan oleh dampak bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh akhir November 2025 dan penurunan daya beli masyarakat.

Djoek Fa, pelaku usaha cincau generasi ketiga di Banda Aceh, menyatakan bahwa permintaan dari wilayah-wilayah seperti Pidie, Pidie Jaya, dan daerah pesisir pantai timur Aceh menurun drastis. Selain itu, pasokan bahan baku yang didatangkan dari Pulau Jawa sempat terganggu akibat bencana, meskipun kini sudah kembali lancar.

Dampak Bencana dan Daya Beli

  • Penurunan penjualan: Dari 800 kaleng per hari menjadi 400 kaleng per hari.
  • Dampak bencana: Permintaan dari wilayah-wilayah terdampak bencana menurun.
  • Daya beli menurun: Masyarakat mengalami penurunan daya beli pasca bencana.

Pasokan dan Harga

  • Bahan baku: Didatangkan dari Pulau Jawa dengan harga Rp50.000 hingga Rp60.000 per kilogram.
  • Harga jual: Tetap Rp25.000 per kaleng meski biaya produksi naik.
  • Pasokan: Biasanya memasok hingga satu ton untuk bulan puasa.
Permintaan cincau di Aceh turun 50% akibat bencana dan daya beli menurun
0123456789