News
Edukasi Gizi Serentak di Aceh Raih Rekor MURI, Jangkau 2.505 Pelajar
25 Januari 2026 17:19
Edukasi gizi serentak yang digelar oleh Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) Aceh berhasil mencetak sejarah dengan meraih Rekor Museum Rekor Indonesia (MURI). Kegiatan ini menjangkau 65 sekolah di seluruh Aceh dengan total peserta mencapai 2.505 pelajar dari jenjang SD hingga SLTA. Edukasi gizi ini merupakan bagian dari peringatan Hari Gizi Nasional (HGN) ke-66 yang digelar secara nasional.
Program ini menitikberatkan pada pemahaman gizi seimbang, pola makan sehat, dan aktivitas fisik. PERSAGI Aceh, melalui seluruh DPC di 23 kabupaten/kota, berperan aktif dalam kegiatan ini. Rekor MURI ini menjadi bukti nyata peran ahli gizi dalam mendukung agenda pembangunan kesehatan nasional.
Kontribusi PERSAGI Aceh
- 65 sekolah di Aceh terlibat dalam edukasi gizi serentak.
- 2.505 pelajar dari jenjang SD hingga SLTA menjadi sasaran kegiatan.
- Dr. Aripin Ahmad, Ketua DPD PERSAGI Aceh, menekankan pentingnya investasi gizi sejak dini.
- Edukasi gizi merupakan bagian dari komitmen PERSAGI dalam meningkatkan literasi gizi sejak dini.
Dampak Jangka Panjang
- Program ini bertujuan untuk menyiapkan Generasi Emas Indonesia 2045 yang sehat dan berdaya saing.
- Edukasi gizi sejak usia sekolah dianggap sebagai investasi strategis untuk pembangunan sumber daya manusia.
- Rekor MURI ini menjadi tonggak sejarah gerakan edukasi gizi nasional demi mewujudkan generasi Aceh dan Indonesia yang sehat dan berkualitas.
Penetapan Rekor MURI
- Rekor MURI Nomor 12608/R.MURI/I/2026 ditetapkan secara resmi di Jakarta pada 21 Januari 2026.
- Proses verifikasi nasional mencakup cakupan wilayah, jumlah sekolah, dan keterlibatan tenaga ahli gizi secara serentak.
- Pengakuan ini menegaskan peran strategis PERSAGI dan seluruh jajarannya dalam menggerakkan edukasi gizi berskala nasional.
Dengan raihan rekor ini, PERSAGI Aceh berharap dapat terus meningkatkan literasi gizi di kalangan pelajar dan masyarakat Aceh. Program ini diharapkan dapat menjadi fondasi untuk pembangunan sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas di masa depan.
