Timeline Aceh
aceh.antaranews.com
aceh.antaranews.com

Pertamina Pastikan Stok BBM di Aceh Cukup, Warga Diminta Tenang

21 jam yang lalu

Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan persediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) di Aceh cukup hingga Idul Fitri. Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buying.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menjelaskan bahwa Pertamina telah melakukan berbagai langkah antisipasi untuk menjaga ketersediaan pasokan BBM dan LPG. Langkah-langkah tersebut termasuk build up stock, penguatan sarana distribusi, dan koordinasi aktif dengan berbagai pihak terkait.

Langkah Antisipasi Pertamina

  • Build up stock: Pertamina telah menambah stok BBM dan LPG untuk memastikan ketersediaan selama Ramadhan dan Idul Fitri.
  • Penguatan sarana distribusi: Pertamina memastikan kesiapan sarana dan fasilitas distribusi agar penyaluran energi berjalan lancar, aman, dan terukur.
  • Koordinasi aktif: Pertamina berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk menjaga ketahanan pasokan energi.

Imbauan kepada Masyarakat

  • Tetap tenang: Masyarakat diminta untuk tidak panik dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan.
  • Gunakan energi secara bijak: Pertamina mengimbau masyarakat untuk menggunakan energi secara efisien dan sesuai kebutuhan.
  • Jangan menimbun BBM: Tindakan menimbun BBM melanggar ketentuan yang berlaku dan memiliki konsekuensi hukum.

Klarifikasi Pesan Berantai

Pertamina mengklarifikasi bahwa pesan berantai yang mengimbau masyarakat untuk segera mengisi penuh tangki kendaraan atau menggunakan jeriken adalah tidak benar. Saat ini, penyaluran BBM kepada masyarakat berjalan normal dan stok BBM di wilayah Aceh dan sekitarnya dalam kondisi aman.

Masyarakat diimbau untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, serta tidak mempercayai pesan berantai dari sumber yang tidak jelas.

Pertamina Pastikan Stok BBM di Aceh Cukup, Warga Diminta Tenang