News
Pesawat Haji Asli RI Diresmikan di Asrama Aceh, Warga Khawatir
16 Februari 2026 09:31
Pesawat nonoperasional yang dihibahkan Garuda Indonesia kepada Asrama Haji Embarkasi Aceh diresmikan oleh Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, Minggu (15/3/2026). Kehadiran pesawat ini menjadi sarana manasik sekaligus edukasi haji bagi jamaah.
Pesawat jenis Boeing 737 ini sebelumnya milik Citilink, anak perusahaan Garuda Indonesia yang melayani penerbangan domestik. Setelah dinyatakan pensiun, Garuda Indonesia menghibahkannya kepada Asrama Haji Aceh.
Fasilitas Edukasi dan Wisata
- Pesawat dirombak menjadi fasilitas pembelajaran.
- Badan pesawat diangkut dari Pulau Jawa ke Banda Aceh menggunakan truk Trado.
- Proses pemindahan dilakukan dengan memisahkan badan pesawat menjadi beberapa bagian, lalu dirakit kembali di halaman Asrama Haji hingga utuh seperti semula.
- Bagian kokpit, toilet, serta kursi kelas ekonomi dan bisnis tetap dipertahankan sebagaimana wujud aslinya.
Penghormatan dan Komitmen
- Kehadiran pesawat ini merupakan bentuk penghormatan pemerintah pusat kepada masyarakat Aceh.
- Presiden Prabowo Subianto berkomitmen memberikan kemudahan bagi jamaah umrah dan haji asal Aceh.
- Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, berharap Garuda Indonesia dapat memaksimalkan pelayanan penerbangan langsung dari Aceh ke Tanah Suci, serta menurunkan harga tiket yang selama ini dinilai masih tinggi.
Daya Tarik Wisata
- Pesawat menarik perhatian warga Banda Aceh dan sekitarnya.
- Setiap hari, banyak warga datang berkunjung untuk melihat dan berfoto dengan latar pesawat Garuda bercorak merah putih.
- Kehadiran pesawat ini sekaligus memperindah tampilan Asrama Haji Aceh.
