News
Pesawat Garuda di Asrama Haji Aceh Diresmikan, Penghormatan untuk Rakyat Aceh
15 Februari 2026 18:29
Pesawat non-operasional yang dihibahkan Garuda Indonesia kepada Asrama Haji Embarkasi Aceh diresmikan oleh Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, Minggu (15/3/2026). Dengan diresmikannya pesawat tersebut, fasilitas ini dapat digunakan sebagai sarana manasik dan edukasi haji.
Keberadaan pesawat itu juga menjadi daya tarik wisata. Asrama Haji Embarkasi Aceh disebut sebagai asrama haji pertama yang memiliki pesawat utuh yang kemudian dirombak menjadi sarana edukasi.
Fasilitas dan Sejarah Pesawat
- Pesawat jenis Boeing 737 tersebut merupakan milik maskapai Citilink, anak perusahaan Garuda Indonesia yang melayani penerbangan domestik ke sejumlah wilayah di Indonesia.
- Setelah pesawat itu dinyatakan 'pensiun' dan tidak lagi beroperasi lagi, oleh Garuda Indonesia, pesawat tersebut dihibahkan kepada Asrama Haji Aceh.
- Badan pesawat diangkut dari Pulau Jawa ke Banda Aceh menggunakan sejumlah truk Trado. Dalam proses pemindahan, badan pesawat dipisahkan menjadi beberapa bagian. Setibanya di Banda Aceh, tepatnya di halaman Asrama Haji, pesawat tersebut dirakit kembali hingga utuh seperti semula.
- Di dalam pesawat, ruang kokpit, toilet, serta kursi kelas ekonomi dan bisnis tetap dipertahankan sebagaimana wujud aslinya saat masih beroperasi.
Penghormatan dan Komitmen Pemerintah
- Dahnil Anzar menyatakan bahwa kehadiran pesawat tersebut di Asrama Haji Aceh merupakan bentuk penghormatan pemerintah pusat kepada masyarakat Aceh.
- Hal ini dikaitkan dengan sejarah pesawat pertama Indonesia, Seulawah Air, yang menjadi cikal bakal Garuda.
- Presiden berkomitmen untuk terus memberikan kemudahan bagi jemaah umrah dan haji asal Aceh.
- Pemerintah juga mendorong revitalisasi peran Garuda Indonesia dalam penyelenggaraan perjalanan umrah.
Keberadaan Pesawat di Asrama Haji
- Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, telah meninjau proses perakitan pesawat tersebut di halaman Asrama Haji.
- Saat peresmian, ia menyebutkan bahwa terdapat sekitar 33.000 jemaah umrah dari Aceh yang siap berangkat.
- Ia berharap Garuda Indonesia dapat memaksimalkan pelayanan penerbangan langsung dari Aceh ke Tanah Suci.
- Meskipun baru diresmikan, keberadaan pesawat tersebut telah menarik perhatian warga Banda Aceh dan sekitarnya.
- Setiap hari, banyak warga datang berkunjung untuk melihat dan berfoto dengan latar pesawat Garuda bercorak merah putih.
- Kehadiran pesawat tersebut juga memperindah tampilan Asrama Haji Aceh.
Gedung Misfalah
- Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Haji dan Umrah juga meresmikan Gedung Misfalah di kompleks Asrama Haji Aceh.
- Gedung yang dibangun dengan dana SPSN tersebut memiliki 50 kamar dengan kapasitas 200 jemaah.
- Pada musim haji tahun ini, asrama tersebut mulai melayani jemaah dengan fasilitas kamar tidur dan ruang makan.
- Asrama Misfalah yang mengusung arsitektur modern juga terintegrasi dengan aula pelepasan jemaah haji.
