Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Petani Sawit Aceh Pertanyakan Peran BPDP dalam Pemulihan Pasca Bencana

25 Januari 2026 16:40

Petani kelapa sawit di Aceh mempertanyakan keterlibatan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi pasca banjir dan tanah longsor. Wakil Sekretaris Jenderal DPP Apkasindo Bidang Organisasi, Keanggotaan, Hukum dan Advokasi, Fadhli Ali, menyatakan bahwa hingga kini belum terlihat peran dan kontribusi nyata BPDP dalam pemulihan perkebunan kelapa sawit rakyat yang terdampak bencana.

Menurut Fadhli, BPDP memiliki anggaran yang cukup besar untuk kegiatan replanting serta pembangunan sarana dan prasarana di perkebunan kelapa sawit rakyat. Namun, hingga saat ini belum terdapat petunjuk teknis yang secara khusus mengatur intervensi BPDP dalam rehabilitasi dan rekonstruksi perkebunan pasca bencana.

Keterlibatan BPDP dalam Pemulihan

  • Anggaran Besar: BPDP memiliki anggaran yang cukup besar untuk kegiatan replanting dan pembangunan sarana dan prasarana di perkebunan kelapa sawit rakyat.
  • Kondisi Darurat: Kondisi darurat di Aceh dan beberapa wilayah Sumatra seharusnya membuka ruang bagi BPDP untuk mengambil peran dalam pemulihan.
  • Peran Potensial: BPDP dapat membantu percepatan pemulihan dengan menyediakan sarana dan prasarana seperti perbaikan saluran drainase, pembangunan dan peningkatan jalan kebun, hingga bantuan alat berat.

Dampak terhadap Ekonomi

  • Sektor Perkebunan: Salah satu sektor yang dinilai paling memungkinkan untuk segera bergerak adalah sektor perkebunan, khususnya kelapa sawit rakyat.
  • Pemulihan Cepat: Jika sarana dan prasarana di sektor perkebunan cepat mendapat perhatian, perkebunan rakyat dapat kembali berproduksi dan menggerakkan ekonomi masyarakat di daerah bencana.
  • Bantuan Sarana dan Prasarana: Bantuan dari BPDP dapat mencakup berbagai kebutuhan pekebun seperti pupuk dan pestisida berkualitas, benih unggul, alat dan mesin pertanian, hingga sarana transportasi dan infrastruktur pasar.

Praktik Perkebunan Berkelanjutan

  • Verifikasi ISPO: Fasilitasi verifikasi teknis Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) dinilai penting untuk mendorong praktik perkebunan berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan pekebun.
  • Dampak Jangka Panjang: Jika sarana dan prasarana perkebunan rakyat cepat mendapat perhatian, tidak hanya kelapa sawit tetapi juga komoditas perkebunan lainnya bisa kembali berproduksi dan menggerakkan ekonomi masyarakat di daerah bencana.
Petani Sawit Aceh Pertanyakan Peran BPDP dalam Pemulihan Pasca Bencana
0123456789