News
Petani Tambak Aceh Timur Kerugian Banjir Didata, 5.042,3 Hektare Rusak Berat
04 Februari 2026 15:55
Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh Timur mulai mendata petani tambak yang mengalami kerugian akibat banjir. Survei dilakukan untuk mengkaji dan verifikasi data tambak yang rusak dan kerugian petani, dengan fokus pada wilayah Nurussalam dan Bagok.
Tim survei mendatangi para petani dan melihat langsung tambak yang rusak serta mendata kerugian langsung dengan para pelaku usaha tambak. Proses pendataan dilakukan segera untuk pengajuan data ke Bupati dan pihak Provinsi.
Kerugian Petani Tambak
- 6.712,9 hektare lahan tambak Aceh Timur rusak
- 5.042,3 hektare rusak berat
- 1.873,84 hektare rusak sedang
- Kerugian mencapai Rp 2,5 miliar
Provinsi akan melakukan tinjauan ulang terhadap data yang diberikan. Syarifuddin, kepala DKP Aceh Timur, menekankan pentingnya tindakan cepat karena banyak petani tidak bisa melanjutkan usahanya setelah bencana ini menjadi masalah terhadap mata pencaharian mereka.
