News
Puskesmas Beutong Ateuh Layani Korban Banjir Bandang di Nagan Raya
25 Januari 2026 06:57
Banjir bandang yang melanda Kecamatan Beutong Ateuh, Nagan Raya, meninggalkan dampak yang signifikan bagi masyarakat setempat. Puskesmas Beutong Ateuh, meskipun gedung dan fasilitasnya rusak akibat banjir, kini mulai bangkit dan memberikan pelayanan kesehatan kepada korban bencana.
Petugas kesehatan dari Puskesmas Beutong Ateuh turun langsung ke desa-desa untuk memberikan pengobatan gratis dan layanan kesehatan lainnya. Kepala Puskesmas, Saiful, menyatakan bahwa layanan seperti Posyandu terus diaktifkan untuk memastikan masyarakat mendapatkan perawatan yang dibutuhkan.
Dampak Banjir Bandang di Nagan Raya
- 4 desa di Kecamatan Beutong Ateuh terdampak banjir bandang.
- Gedung dan fasilitas Puskesmas Beutong Ateuh rusak dan terendam.
- Petugas kesehatan memberikan pengobatan gratis kepada korban banjir.
- Layanan Posyandu dan layanan kesehatan lainnya terus diaktifkan.
Upaya Pemulihan Kesehatan Masyarakat
- Petugas kesehatan turun langsung ke desa-desa untuk memberikan pelayanan.
- Puskesmas Beutong Ateuh mulai beroperasi kembali meskipun dalam kondisi terbatas.
- Layanan kesehatan gratis diberikan untuk membantu pemulihan masyarakat yang terdampak banjir.
Dengan adanya layanan kesehatan yang diberikan oleh Puskesmas Beutong Ateuh, diharapkan masyarakat yang terdampak banjir bandang dapat segera pulih dan kembali beraktivitas seperti biasa. Upaya ini juga menunjukkan komitmen petugas kesehatan dalam menjaga kesehatan masyarakat di tengah bencana alam.
Pentingnya Layanan Kesehatan Pasca Bencana
- Layanan kesehatan pasca bencana sangat penting untuk mencegah penyebaran penyakit.
- Pengobatan gratis membantu masyarakat yang kehilangan akses ke layanan kesehatan.
- Posyandu dan layanan kesehatan lainnya memastikan kesehatan ibu dan anak terjamin.
Dengan adanya layanan kesehatan yang diberikan oleh Puskesmas Beutong Ateuh, diharapkan masyarakat yang terdampak banjir bandang dapat segera pulih dan kembali beraktivitas seperti biasa. Upaya ini juga menunjukkan komitmen petugas kesehatan dalam menjaga kesehatan masyarakat di tengah bencana alam.
