Satpol PP-WH Kota Banda Aceh melakukan pengawasan langsung ke sejumlah lokasi yang dilaporkan warga sering dijadikan tempat mangkal bagi oknum yang tidak berpuasa. Salah satunya, petugas menyisir area pinggiran sungai di Gampong Peunayong, mulai dari eks Pasar Peunayong hingga ke kawasan belakang Masjid Al Mukarramah, Gampong Mulia.
Pengawasan lapangan dipimpin langsung oleh Komandan Peleton (Danton) 1 WH, Muhammad Muda SSos. Dikatakan, langkah ini diambil untuk memastikan kekhusyukan ibadah di bulan suci Ramadhan tetap terjaga di ibu kota Provinsi Aceh.
Pengawasan dan Hasil
- Tidak ditemukan pelanggaran: Meskipun penyisiran dilakukan secara mendalam, petugas tidak menemukan adanya orang yang kedapatan sedang makan atau minum di lokasi-lokasi tersebut.
- Dasar pengawasan: Langkah ini diambil sebagai respons cepat atas laporan warga yang merasa resah dengan adanya dugaan orang tak berpuasa yang mangkal di kawasan Peunayong hingga Gampong Mulia.
Imbauan dan Langkah Preventif
- Imbauan kepada masyarakat: Satpol PP-WH Kota Banda Aceh mengimbau masyarakat untuk terus proaktif melaporkan jika melihat adanya pelanggaran syariat.
- Pengawasan rutin: Pengawasan rutin akan terus ditingkatkan guna menjamin kenyamanan bagi umat Muslim yang sedang menjalankan kewajiban ibadah puasa.
Pernyataan Kasatpol PP WH
- Muhammad Rizal SSTP MSi: Meskipun nihil pelanggaran pada hari ini, pihaknya tidak akan menurunkan intensitas pengawasan. Ia menegaskan, kehadiran petugas di lapangan juga berfungsi sebagai langkah preventif.
Qanun Provinsi Aceh
- Pelanggaran syariat: Perilaku makan dan minum di tempat umum pada siang hari saat Ramadhan adalah bentuk pelanggaran nyata terhadap aturan daerah. Kondisi tersebut bertentangan dengan Qanun Provinsi Aceh Nomor 11 Tahun 2002 tentang Pelaksanaan Syariat Islam Bidang Aqidah, Ibadah, dan Syiar.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaWarga Sabang Hadapi TPA Lhok Batee Hampir Penuh, Sisa Kapasitas Satu Tahun
Persoalan sampah di Kota Sabang dinilai mulai memasuki fase yang mengkhawatirkan.
Petani sawit Aceh Tamiang terkena harga TBS turun tajam hingga Rp2.120/kg
Dalam hitungan pekan, harga yang sebelumnya sempat menyentuh kisaran Rp3.300 per kilogram kini merosot tajam menjadi hanya Rp2.120 per
Petani Bireuen Tenang, Air Pump Dibangun untuk Sawah","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":70,"Evidence":80,"LongTermValue":80,"Education":70,"FinalScore":79,"Summary":"Kementerian PertanianRI
Kementerian Pertanian (Kementan) RI membangun 82 unit sarana air pump di Kabupaten Bireuen untuk mendukung
Warga Aceh Besar Menanti Daging Kurban dari 170 Hewan","PublicImpact":85,"Credibility":80,"Urgency":60,"Evidence":90,"LongTermValue":60,"Education":60,"FinalScore":77,"Summary":"Madrasah di Aceh Besar
Madrasah di bawah naungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar menyembelih sebanyak 170 hewan kurban pada


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.