News
PKL Liar Ditertibkan Jelang Ramadhan, Satpol PP-WH Banda Aceh Jaga Kenyamanan Kota
26 Januari 2026 21:34
Satpol PP-WH Banda Aceh menertibkan puluhan pedagang kaki lima (PKL) liar di beberapa titik kota, termasuk Jalan Chik Pante Kulu, Jalan Kartini Peunayong, Jalan Syiah Kuala, dan kawasan Pasar Al-Mahirah. Selain PKL liar, petugas juga menertibkan seorang gelandangan dan pengemis di kawasan Simpang Jambo Tape, Kecamatan Kuta Alam.
Penertiban dilakukan menjelang Ramadhan untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan publik. Tidak ada barang yang disita, hanya diberikan peringatan agar para pedagang liar tidak berjualan di tempat terlarang.
Dampak Penertiban
- PKL liar diingatkan untuk tidak berjualan di trotoar dan badan jalan.
- Gelandangan dan pengemis dibawa ke Rumah Singgah Dinas Sosial Kota Banda Aceh untuk pembinaan.
- Ketertiban dan kenyamanan publik dijaga, terutama menjelang Ramadhan.
Imbauan Satpol PP-WH
- Masyarakat diajak mendukung upaya pemerintah menjaga kenyamanan bersama.
- Penertiban akan dilakukan secara persuasif, namun tindakan tegas akan diberlakukan jika ada pelanggaran berulang.
- Ramadhan adalah momentum memperkuat nilai-nilai disiplin dan kepedulian.
Lokasi Penertiban
- Jalan Chik Pante Kulu
- Jalan Kartini Peunayong
- Jalan Syiah Kuala
- Kawasan Pasar Al-Mahirah
- Simpang Jambo Tape, Kecamatan Kuta Alam
Satpol PP-WH Banda Aceh akan melakukan patroli rutin dan penertiban di sejumlah titik rawan untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan kota selama Ramadhan. Masyarakat diharapkan dapat mendukung upaya ini untuk menjaga wajah kota agar tetap tertib, indah, dan nyaman bagi semua.
"Kami mengingatkan seluruh pedagang agar tidak berjualan sembarangan, apalagi di trotoar yang seharusnya digunakan untuk pejalan kaki," ujar Evendi, Sekretaris Satpol PP-WH Banda Aceh. "Menjelang Ramadan, aktivitas masyarakat meningkat, sehingga ketertiban harus lebih dijaga."
Dengan penertiban ini, diharapkan kota Banda Aceh dapat menjaga ketertiban dan kenyamanan publik, terutama selama bulan Ramadhan yang penuh berkah ini.
"Mari kita bersama-sama menjaga wajah kota agar tetap tertib, indah, dan nyaman bagi semua," tutup Evendi.
