News
Pohon Tumbang Dominasi Bencana di Sabang, Warga Khawatir Dampaknya
28 Januari 2026 23:23
Kejadian pohon tumbang masih menjadi bencana paling dominan di Kota Sabang dalam kurun waktu tujuh tahun terakhir. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sabang mencatat, sejak 2019 hingga 2025, ratusan kejadian pohon tumbang terjadi dan menempati posisi teratas dibandingkan jenis bencana lainnya.
Berdasarkan rekapitulasi BPBD, pada 2019 tercatat 49 kejadian pohon tumbang. Angka tersebut meningkat signifikan pada 2020 dan 2021, masing-masing sebanyak 73 kejadian. Tren kenaikan kembali terjadi pada 2022 dengan 92 kejadian, sebelum sedikit menurun pada 2023 menjadi 79 kejadian. Namun, pada 2024 jumlahnya kembali melonjak menjadi 108 kejadian.
Faktor Utama
- Cuaca ekstrem: Curah hujan tinggi disertai angin kencang
- Kondisi pohon: Pohon yang sudah tua dan rapuh
- Lokasi kejadian: Wilayah permukiman padat penduduk dan akses jalan utama
Dampak Langsung
- Menutup badan jalan
- Merusak rumah warga
- Mengganggu jaringan listrik
Langkah Mitigasi
- Pemangkasan dan penertiban pohon-pohon yang berpotensi tumbang
- Koordinasi dengan instansi terkait
- Peningkatan kewaspadaan masyarakat
Syahrial, Kepala Pelaksana BPBD Kota Sabang, menegaskan bahwa mitigasi dan kesiapsiagaan menjadi kunci untuk mengurangi dampak dan risiko bencana.
