Proyek pengendalian banjir di Aceh Utara dan Bireuen dengan nilai total Rp14 miliar diduga terjerat korupsi. Solidaritas Pemuda Anti Korupsi (SiPAK) mendesak Polda Aceh untuk membuka perkembangan kasus ini secara transparan, mengingat penanganannya belum menunjukkan kemajuan jelas sejak 2023.
Koordinator SiPAK, Muhammad Akhyar, menyatakan bahwa proyek ini sangat penting bagi masyarakat yang setiap tahun menghadapi ancaman banjir. Lambannya penanganan kasus ini menimbulkan kecurigaan publik terhadap proses penegakan hukum.
Detail Proyek dan Desakan Transparansi
- Proyek pengendalian banjir di Krueng Buloh, Aceh Utara, memiliki nilai kontrak awal Rp7,6 miliar yang kemudian meningkat menjadi Rp8,4 miliar.
- Proyek di Krueng Nalan, Bireuen, memiliki nilai kontrak sekitar Rp6,4 miliar.
- Penyidik Polda Aceh telah melakukan peninjauan lapangan dan meminta audit kepada BPKP, namun perkembangan kasus belum diumumkan secara terbuka.
Tindakan SiPAK
- SiPAK berencana menggelar aksi demonstrasi di Mapolda Aceh untuk mendesak penanganan kasus yang serius dan transparan.
- Organisasi ini juga akan melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengawasi proses hukum.
Dampak dan Harapan
Proyek pengendalian banjir merupakan infrastruktur penting yang menyangkut kepentingan masyarakat luas. SiPAK menegaskan bahwa kasus ini harus ditangani hingga tuntas dan dijelaskan secara terbuka kepada publik untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua Berita11 Titik Panas di Aceh, Waspada Karhutla di Tanah Aceh Jaya dan Utara
BMKG mendeteksi 11 titik panas (hotspot) di Aceh pada Senin (27/4/2026), tersebar di Aceh Jaya, Aceh Timur, dan Aceh Utara.
24 Anak Panti Asuhan Bumi Moro Latih First Aid di Banda Aceh
Sebanyak 24 anak di Panti Asuhan Bumi Moro, Banda Aceh, mengikuti pelatihan pertolongan pertama (first aid) yang digelar subunit Supportive...
Rencana Ferry Jakarta–Banda Aceh, Biaya Logistik Melorot di Aceh
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) tengah membahas rencana pembukaan lintasan angkutan penyeberangan
Pulihkan Pertanian, Kementan Tanam Padi Gogo di Pulo Siron Bireuen
Upaya pemulihan diawali dengan perbaikan infrastruktur penahan sawah yang sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah.


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.