News
Polda Aceh Tindak Tegas Travel Ilegal, Angka Kecelakaan Naik 24%
02 Februari 2026 13:27
Kepolisian Daerah (Polda) Aceh akan menindak tegas praktik travel ilegal dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Seulawah 2026 yang digelar selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026. Operasi ini dilakukan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas dan menjamin keselamatan masyarakat yang kerap melakukan perjalanan menjelang Bulan Suci Ramadhan dan Idulfitri 1447 Hijriah.
Wakapolda Aceh Brigjen Pol Ari Wahyu Widodo mengatakan, maraknya kendaraan pribadi berpelat hitam yang beroperasi sebagai angkutan umum tanpa izin menjadi salah satu penekanan utama operasi tahun ini. Penindakan travel ilegal menjadi penting mengingat tren kecelakaan lalu lintas di Aceh masih menunjukkan peningkatan.
Angka Kecelakaan Meningkat
Berdasarkan data Operasi Keselamatan Seulawah 2024 dan 2025, jumlah kecelakaan naik dari 46 kejadian menjadi 57 kejadian atau meningkat 24 persen. Dari sisi korban, jumlah korban meninggal dunia tercatat 15 orang. Namun, terdapat peningkatan pada korban luka berat, dari 5 orang pada tahun 2024 menjadi 11 orang pada 2025, atau naik 120 persen.
Operasi Keselamatan Seulawah 2026
Operasi Keselamatan Seulawah 2026 juga menyasar pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menyebabkan kecelakaan fatal, terutama di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat jelang Ramadhan dan Idulfitri 1447 Hijriah. Operasi yang mengusung tema “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman, dan Selamat Menjelang Pelaksanaan Operasi Ketupat Seulawah 2026” dilaksanakan di seluruh wilayah Aceh dengan mengedepankan langkah preemtif, preventif, serta penegakan hukum secara humanis melalui tilang elektronik atau ETLE statis dan mobile.
Langkah-Langkah Operasi
- Polda Aceh akan meningkatkan pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli di titik-titik rawan pelanggaran, kecelakaan, dan kemacetan lalu lintas.
- Petugas akan melaksanakan sosialisasi kepada pengusaha angkutan barang dan perorangan, khususnya terkait pembatasan operasional kendaraan sumbu tiga ke atas.
- Laksanakan ramp check terpadu bersama instansi terkait pada lokasi strategis, meliputi pemeriksaan administrasi, teknis kendaraan, dan kesehatan pengemudi.
- Penggunaan HP saat mengemudi dilarang karena sangat bahaya dan dapat memecah konsentrasi pengemudi.
Wakapolda menambahkan, bahwa kesadaran berlalu lintas adalah kesadaran bersama semua pihak dalam membina dan menyiapkan generasi penerus dengan baik. Karena salah satu faktor penyebab kemiskinan adalah kecelakaan. Jadi kalau orang tua atau suami sebagai tulang punggung meninggal, luka berat, atau cacat akibat kecelakaan, maka akan menjadi beban keluarga.
