News
AKBP Arif Cerita Pengalaman Buruk Pelayanan di SPKT Polsek, Harus Dipelajari
11 Februari 2026 12:19
Seorang perwira menengah Polri berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) mengaku pernah tidak mendapat pelayanan yang layak saat melaporkan kasus pencurian di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) sebuah polsek. Perwira tersebut adalah Kapolres Lamongan, AKBP Arif Fazlurrahman.
Ia membagikan pengalaman pribadinya melalui akun Instagram miliknya, yang kemudian ramai diperbincangkan publik. Dalam keterangannya, peristiwa itu terjadi sekitar enam tahun lalu, saat dirinya menjadi korban pencurian sepeda. Usai kejadian, ia mendatangi polsek untuk membuat laporan.
Pengalaman Buruk Pelayanan
- AKBP Arif tidak memperkenalkan diri sebagai anggota kepolisian saat melapor.
- Ia merasa tidak mendapat respons serius dari petugas piket dan tidak langsung dipersilakan duduk.
- Petugas menanyakan nilai kerugian barang yang hilang, yang menurutnya tidak pantas.
- Emosinya pun memuncak hingga sempat melontarkan makian.
Reaksi dan Reflexi
- AKBP Arif meminta agar Kapolsek dipanggil dan mengungkapkan identitasnya sebagai anggota Polri.
- Setelah mengetahui identitasnya, sikap petugas berubah dan menjadi lebih sigap.
- Ia menegaskan, kisah tersebut ia sampaikan sebagai refleksi dan pengingat bagi seluruh anggota kepolisian agar mengedepankan empati dalam melayani masyarakat.
Harapan dan Pesan
- AKBP Arif berharap pengalaman serupa tidak lagi terjadi dan seluruh jajaran kepolisian dapat memberikan pelayanan yang setara kepada siapa pun tanpa melihat latar belakang maupun nilai kerugian yang dialami pelapor.
- Ia mengingatkan bahwa masyarakat yang datang melapor umumnya sedang berada dalam kondisi tidak nyaman atau mengalami musibah, sehingga pelayanan yang humanis dan profesional menjadi hal utama.
Profil AKBP Arif Fazlurrahman
- Lahir di Jakarta pada 9 Juni 1984 dan menamatkan pendidikan di Akademi Kepolisian (Akpol) pada tahun 2005.
- Pernah menimba ilmu di Pondok Pesantren Assalam, Solo, menyelesaikan pendidikan MTs dan MA di sana.
- Kariernya di kepolisian dimulai dengan sejumlah penugasan strategis, termasuk menjabat sebagai Kapolsek Kelapa Gading pada 2018 dan Kasatgas Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) di Ditlantas Polda Metro Jaya pada tahun 2020.
- Pada 14 Januari 2025, Arif resmi dilantik sebagai Kapolres Blitar dan kemudian dimutasi sebagai Kapolres Lamongan.
