Polres Aceh Barat Daya (Abdya) mendirikan Posko Kesiapsiagaan Bencana untuk menghadapi potensi cuaca ekstrem yang diprediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Kegiatan ini merupakan respons terhadap peringatan dini hujan lebat disertai angin kencang dan petir yang berpotensi memicu banjir, tanah longsor, dan angin kencang di wilayah Abdya pada periode 11-20 April 2026.
Kapolres Abdya, AKBP Agus Sulistianto, menyatakan bahwa apel siaga bencana dan pendirian posko bertujuan untuk memastikan kesiapsiagaan seluruh personel Polres dan Polsek dalam menghadapi bencana alam. Tiga kecamatan di Abdya, yaitu Blangpidie, Susoh, dan Lembah Sabil, masuk dalam kategori risiko tinggi bencana hidrometeorologi.
Langkah-Langkah Kesiapsiagaan
- Simulasi Taktis: Polres Abdya melaksanakan Tactical Floor Game (TFG) untuk memvisualisasikan dan mematangkan rencana penanganan bencana.
- Sosialisasi Masif: Sosialisasi dilakukan melalui pengeras suara di meunasah, grup WhatsApp gampong, dan kunjungan rumah untuk mengedukasi warga tentang tanda-tanda awal bencana.
- Pendataan Kelompok Rentan: Bhabinkamtibmas mendata lansia, ibu hamil, anak-anak, dan penyandang disabilitas untuk diprioritaskan dalam evakuasi.
- Persiapan Evakuasi: Kendaraan dinas patroli dan truk Dalmas disiapkan sebagai angkutan evakuasi, serta jalur evakuasi dan titik kumpul sementara diperiksa ulang.
Tahapan Penanganan Bencana
- Pra Bencana: Fokus pada pencegahan dan deteksi dini dengan meningkatkan patroli dialogis di titik-titik rawan bencana.
- Tanggap Darurat: Pengaktifan Posko Terpadu di Mapolres dan tiga Posko Sektor di Polsek Blangpidie, Susoh, dan Lembah Sabil untuk gerak cepat 1x24 jam.
- Pasca Bencana: Pemulihan dan pengamanan, termasuk patroli anti-penjarahan dan pendampingan psikososial untuk warga yang terdampak.
Polres Abdya juga telah mempersiapkan peralatan SAR seperti 2 unit perahu karet, 3 tenda pleton, dan perangkat lainnya untuk mendukung penanganan bencana. Kerja sama dengan unsur terkait lainnya diharapkan dapat meminimalisir dampak bencana dan memastikan keselamatan warga.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaWarga Sabang Hadapi TPA Lhok Batee Hampir Penuh, Sisa Kapasitas Satu Tahun
Persoalan sampah di Kota Sabang dinilai mulai memasuki fase yang mengkhawatirkan.
Petani sawit Aceh Tamiang terkena harga TBS turun tajam hingga Rp2.120/kg
Dalam hitungan pekan, harga yang sebelumnya sempat menyentuh kisaran Rp3.300 per kilogram kini merosot tajam menjadi hanya Rp2.120 per
Petani Bireuen Tenang, Air Pump Dibangun untuk Sawah","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":70,"Evidence":80,"LongTermValue":80,"Education":70,"FinalScore":79,"Summary":"Kementerian PertanianRI
Kementerian Pertanian (Kementan) RI membangun 82 unit sarana air pump di Kabupaten Bireuen untuk mendukung
Warga Aceh Besar Menanti Daging Kurban dari 170 Hewan","PublicImpact":85,"Credibility":80,"Urgency":60,"Evidence":90,"LongTermValue":60,"Education":60,"FinalScore":77,"Summary":"Madrasah di Aceh Besar
Madrasah di bawah naungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar menyembelih sebanyak 170 hewan kurban pada


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.