Polres Nagan Raya bersama Pemkab dan Forkopimda menggelar rapat koordinasi untuk menghadapi potensi cuaca ekstrem. Rakor ini dipimpin oleh Kapolres AKBP Benny Bathara dan dihadiri oleh berbagai pejabat terkait, termasuk TNI, kejaksaan, BPBD, dan lembaga lainnya.
Rapat koordinasi ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dan kesiapsiagaan dalam menghadapi dampak cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan bencana, khususnya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), kekeringan, serta gangguan lingkungan lainnya.
Langkah Strategis dan Upaya Mitigasi
- Peningkatan patroli dan sosialisasi kepada masyarakat
- Kesiapan sarana dan prasarana penanggulangan bencana
- Koordinasi lintas sektor untuk meminimalisir dampak cuaca ekstrem
Kapolres menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini menjadi langkah strategis dalam menyatukan persepsi dan tindakan seluruh unsur Forkopimda. "Melalui kegiatan ini, kita berharap seluruh stakeholder dapat meningkatkan kesiapsiagaan serta memperkuat koordinasi lintas sektor, sehingga potensi bencana akibat cuaca ekstrem dapat diantisipasi secara maksimal," ujarnya.
Dalam rapat tersebut juga dibahas langkah strategis dan upaya mitigasi yang harus dilakukan secara terpadu. Polres Nagan Raya bersama Forkopimda menegaskan komitmennya untuk meningkatkan koordinasi antar instansi guna meminimalisir dampak yang ditimbulkan oleh fenomena El Nino.
Kapolres juga mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan serta tetap waspada terhadap potensi bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu. "Dengan adanya rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh pihak dapat bergerak cepat dan tepat dalam menghadapi ancaman cuaca ekstrem, sehingga situasi di wilayah Kabupaten Nagan Raya tetap aman dan kondusif," ungkapnya.
Baca Sumber Asli
Ingin memverifikasi informasi lebih lanjut?

