News
BMKG Siapkan 37 Titik Pengamatan Hilal di Aceh untuk Ramadan 2026
16 Februari 2026 12:49
Menjelang penetapan awal Ramadan 1447 Hijriah, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyiapkan pemantauan intensif hilal selama dua hari berturut-turut, yakni pada 17 dan 18 Februari 2026. Kegiatan ini penting untuk memastikan kapan umat Islam mulai menjalankan ibadah puasa.
Pengamatan Hilal di Aceh
BMKG akan melakukan pengamatan di 37 titik strategis di seluruh Indonesia, termasuk di Aceh. Pengamatan ini memadukan observasi langsung dengan perhitungan astronomi (hisab) untuk hasil yang lebih komprehensif.
Hasil Perhitungan Hisab
- 17 Februari 2026: Posisi hilal masih di bawah ufuk di seluruh wilayah Indonesia.
- 18 Februari 2026: Posisi hilal diprediksi sudah terlihat, dengan tinggi hilal antara 7,6° hingga 10° di atas ufuk saat matahari terbenam.
Proses Penetapan Ramadan
Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag) akan menggelar rukyatul hilal untuk menentukan awal Ramadan 1447 Hijriah. Hasil pengamatan akan dibahas dalam sidang isbat yang digelar di Jakarta Pusat.
Keputusan Akhir
Keputusan akhir mengenai penetapan 1 Ramadan 1447 H akan diumumkan kepada masyarakat melalui konferensi pers setelah sidang selesai. Pengamatan ini penting untuk memastikan penetapan awal Ramadan dilakukan secara ilmiah dan transparan.
