Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Prabowo Dorong Gentengisasi di Aceh, Atap Seng Diganti Genteng

03 Februari 2026 20:39

Presiden Prabowo Subianto meluncurkan gagasan “gentengisasi”, sebuah gerakan nasional untuk mengganti atap bangunan dari seng menjadi genteng. Ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memperbaiki kualitas hunian, memperindah lingkungan permukiman, serta memperkuat citra Indonesia di mata wisatawan.

Prabowo menyebut, mengganti atap seng dengan genteng sebagai bagian dari upaya memperbaiki kualitas hunian, memperindah lingkungan permukiman, serta memperkuat citra Indonesia di mata wisatawan.

Tujuan Gentengisasi

  • Memperbaiki kualitas hunian: Atap genteng lebih sejuk dan nyaman dibanding seng.
  • Memperindah lingkungan: Genteng memberikan nilai estetika yang lebih tinggi.
  • Memperkuat citra Indonesia: Permukiman dengan atap genteng memberikan kesan positif bagi wisatawan.

Material dan Produksi Lokal

  • Material utama: Genteng sebagai material utama atap bangunan.
  • Produksi lokal: Industri genteng relatif mudah dikembangkan dengan investasi alat yang tidak mahal.
  • Material tambahan: Genteng berbasis tanah bisa dikombinasikan dengan material limbah agar lebih ringan dan kuat.

Hunian Nyaman dan Nilai Tradisi

  • Kenyamanan hunian: Rumah-rumah tradisional Indonesia menggunakan material alami yang lebih sejuk dibanding seng.
  • Nilai tradisi: Genteng lebih sesuai dengan tradisi Indonesia yang menggunakan material alami.

Perkuat Pariwisata dan Citra Indonesia

  • Pariwisata: Permukiman dengan atap seng berkarat tidak memberi kesan positif bagi wisatawan.
  • Citra Indonesia: Prabowo menargetkan dalam 2–3 tahun ke depan, Indonesia tidak akan terlihat berkarat.

Plus Minus Atap Rumah: Genteng vs Seng

  • Atap seng: Ringan, mudah dipasang, aman saat gempa, tetapi mudah panas dan berkarat.
  • Atap genteng: Tahan lama, sejuk, tetapi lebih berat dan berisiko saat gempa.
Prabowo Dorong Gentengisasi di Aceh, Atap Seng Diganti Genteng
0123456789