News
Presma UIN Sunan Nahrasyah: Pengawasan Medsos Pemprov Aceh Ancaman Serius bagi Demokrasi
31 Januari 2026 17:46
Presma UIN Sunan Nahrasyah mengkritik rencana pengawasan media sosial Pemprov Aceh, menyebutnya ancaman serius bagi demokrasi dan kebebasan berekspresi. Munawir, Presiden Mahasiswa, menyatakan kebijakan ini berpotensi menciptakan iklim ketakutan dan mempersempit ruang kebebasan berpendapat.
Munawir menegaskan, pengawasan tanpa mekanisme jelas, transparan, dan akuntabel berisiko menciptakan iklim ketakutan. Ia juga mengingatkan bahwa pembatasan media sosial dapat melemahkan transparansi pemerintahan dan membungkam kelompok marjinal.
Dampak Pengawasan Media Sosial
- Menciptakan iklim ketakutan: Pengawasan tanpa mekanisme jelas dapat membuat masyarakat takut bersuara.
- Mempersempit ruang kebebasan berpendapat: Kebijakan ini dapat mempersempit ruang untuk kritik dan laporan publik.
- Melemahkan transparansi pemerintahan: Media sosial menjadi sarana masyarakat mengungkap ketidakadilan dan lambannya pelayanan publik.
- Membungkam kelompok marjinal: Media sosial membantu kelompok marjinal menyuarakan persoalan mereka.
Munawir mendorong Pemprov Aceh membuka ruang dialog dengan masyarakat dan fokus memperbaiki layanan publik. Ia menegaskan, pemerintah seharusnya mendengarkan suara rakyat daripada mencoba mengendalikannya.
