News
Prodi Hubungan Internasional FISIP USK Buka Peluang Generasi Aceh Jadi Diplomat
2 jam yang lalu
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Syiah Kuala (USK) resmi membuka Program Studi (Prodi) Hubungan Internasional (HI). Langkah ini diharapkan dapat mencetak generasi muda Aceh yang berdaya saing global di bidang diplomasi dan hubungan internasional.
Dekan FISIP USK, Prof. Dr. Mahdi Syahbandir, S.H., M.Hum., menyatakan bahwa pembukaan Prodi HI merupakan bagian dari visi besar FISIP USK untuk menjadi pusat unggulan dalam kajian sosial dan politik yang berorientasi global. Prodi ini dirancang dengan kurikulum adaptif dan berbasis kebutuhan global, mencakup kajian politik internasional, ekonomi global, diplomasi, serta isu-isu strategis seperti keamanan internasional dan perubahan iklim.
Peluang dan Harapan
-
Akreditasi Sementara: Prodi Hubungan Internasional FISIP USK telah memperoleh status "Terakreditasi SEMENTARA" dari Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial Politik Administrasi dan Komunikasi (LAMSPAK) berdasarkan Surat Keputusan Nomor: 39/AK.03.02/2025, berlaku hingga 6 Maret 2030.
-
Kurikulum Adaptif: Prodi ini menawarkan kurikulum yang adaptif dan berbasis kebutuhan global, mencakup kajian politik internasional, ekonomi global, diplomasi, serta isu-isu strategis seperti keamanan internasional dan perubahan iklim.
-
Dukungan Tenaga Pengajar: Dengan dukungan tenaga pengajar yang kompeten serta rencana penguatan kerja sama nasional dan internasional, FISIP USK optimis Prodi Hubungan Internasional dapat menjadi salah satu program unggulan dalam mencetak lulusan yang berdaya saing global.
-
Peluang Karier: Pembukaan Prodi ini diharapkan menjadi peluang bagi generasi muda Aceh untuk meniti karier sebagai diplomat, analis kebijakan internasional, maupun profesional di berbagai organisasi global.
Informasi Pendaftaran
Calon mahasiswa dapat mengakses kanal resmi Universitas Syiah Kuala untuk informasi lebih lanjut terkait pendaftaran dan persyaratan.
